Find and Follow Us

Jumat, 24 Januari 2020 | 13:41 WIB

Pondok Tahfidz Tertua di Lombok Barat

Oleh : KH Ahmad Imam Mawardi | Jumat, 3 Januari 2020 | 00:03 WIB
Pondok Tahfidz Tertua di Lombok Barat
facebook twitter

SAYA menghadiri acara wisuda Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Aziziyah Lombok Barat. Sekolah Tinggi ini berada di bawah yayasan pondok pesantren Al-Aziziyah yang terkenal dengan alumni tahfidznya yang go international itu. Para qari' dan huffadz kawakan banyak yang lahir dari pondok pesantren tua ini.

Dinamakan Al-Aziziyah karena pendirinya, Tuan Guru Musthafa Umar, pernah tinggal di Aziziyah Mekah saat menimba ilmu di tanah suci. Kini pondok ini berkembang pesat dengan jumlah santri sekitar 4.500 orang.

Gempa bumi memang sempat menghancurkan gedung-gedung yang ada. Semua menduga bahwa minimal membutuhkan waktu sekitar 3 tahun untuk membangun dan bangkit kembali. Dr. H.M. Natsir, Ketua STIT AL-Aziziyah, dan pengurus pondok bercerita bahwa hanya dalam waktu 9 bulan semuanya sudah aktif normal kembali. Barakah al-Qur'an, kata beliau. Wisudawan-wisudawatinya rata-rata memiliki tabungan al-Qur'an, bahkan ada yang sudah hafal 30 juz. Patut diapresiasi.

Saya sampaikan kepada para wisudawan dan para walinya agar terus menggemakan suara al-Qur'an di bumi nusantara ini. Negeri ini cukup panas dan perlu penyejukan. Diperlukan manusia-manusia RABBANY yang cukup banyak di negeri ini. Manusia rabbany adalah manusia yang mau konsisten menjalankan perintah agama dan mau istiqamah mengikuti sunnah Rasulullah. Demikian kata Syekh Ismail Haqqi Al-Burusawi dalam kitab tafsirnya, Ruhul Bayan.

Jangan pernah takut tak makan. Allah menciptakan manusia lengkap dengan rizkinya. Teruslah menjadi karyawan Allah, pasti mendapatkan gaji dengan takaran dan waktu yang tak pernah diduga dan disangka. Cita-cita Ponpes al-Aziziyah ini sungguh mulia dan perlu didukung serta ditiru. Tentang lancarnya pembangunan fisik pondok, pengurus pondok berkata: "Allah yang atur, barakah al-Qur'an."

Saya ingin sekali ikut berpartisipasi mendukung pondok ini. Yang bisa saya lakukan kini adalah memperlancar proses belajar mengajar di perguruan tingginya. Saya akan mendukung rencana mewujudkan impian mereka yang menginginkan peralihan status Sekolah Tinggi menuju Institut untuk nantinya menjadi Universitas. Semoga sukses, Allah tahu keinginan ini. Dasarkan ketulusan, maka pertolongan pasti hadir pada waktunya. Selamat wisuda wahai para sahabat al-Qur'an. Salam, AIM. [*]

Komentar

x