Find and Follow Us

Minggu, 19 Januari 2020 | 12:42 WIB

Dua Macam Teriakan, Histeris dan Historis

Oleh : KH Ahmad Imam Mawardi | Sabtu, 28 Desember 2019 | 00:09 WIB
Dua Macam Teriakan, Histeris dan Historis
(Ilustrasi)
facebook twitter

SEMOGA semua pembaca tulisan ini malam ini bisa menjalani waktu dengan damai, rukun dan bahagia. Semoga aktifitas seharian tadi membuahkan hikmah besar untuk kehidupan ini. Semoga tulisan ini menjadi pengantar tidur penuh senyum bahagia.

Dua orang lelaki ini hampir bersamaan datang ke psikiater. Ternyata keduanya memiliki keluhan yang sama, bukan tentang dirinya melainkan isterinya. Pendapat sang psikiater akan dijadikannya sebagai second opinion sebelum memutuskan tindakan apa yang harus dilakukan.

Lelaki pertama berkata bahwa isterinya memiliki kebiasaan berteriak histeris ketika sedang tak sependapat dengan dirinya. Pernah suatu tengah malam teriakannya telah mengundang tetangga kanan kiri datang ke rumahnya. Begitu histerisnya sampai ada tetangganya yang ketularan histeris juga. Lelaki itu bertanya kepada psikiater tentang penyakit isterinya ini apa namanya, apa obatnya dan bagaimana jalan keluarnya.

Lelaki kedua berkata bahwa isterinya memiliki kebiasaan berteriak historis ketika sedang marah dan ngambek. Sang psikiater kaget dan bertanya: "berteriak histeris juga maksudnya?" Lelaki itu menjawab: "Bukan Pak, teriakan historis yang saya maksud adalah bahwa isteri saya terbiasa teriak dengan membuka peristiwa sejarah (history) hubungan kami pada masa lalu. Kesalahan masa lalu diungkit-ungkit. Apa nama penyakit ini, apa obatnya dan apa saran solusi Bapak." Psikiater itu setengah tersenyum dengan istilah teriakan historis ini, sama dengan tersenyumnya penulis status ini dan para pembacanya yang memiliki chemistry sama.

Psikiater itu terdiam kemudian berkata kepada dua lelaki itu: "Jumpakan isterimu dengan isterimu, lalu biarkan mereka berdua berakrab ria selama minimum satu minggu saja. Saya yakin keduanya akan saling belajar melengkapi keahliannya berteriak sehingga memunculkan satu model teriakan lagi disamping histeris dan historis tadi."

Dua minggu dua isteri itu bersama. Dua minggu pula dua suami itu mengamati bersama-sama. Apa yang terjadi? Ada yang tahu? Yang jelas, hadir pasien baru yang diantar sang suami, seorang wanita yang teriak histeris sambil membawa buku sejarah (history). Salam, AIM. [*]

Komentar

x