Find and Follow Us

Rabu, 22 Januari 2020 | 10:17 WIB

Bersama Orang-Orang yang Menyeru Rabb-nya

Senin, 9 Desember 2019 | 08:00 WIB
Bersama Orang-Orang yang Menyeru Rabb-nya
(Ilustrasi)
facebook twitter

INI sangat dianjurkan sekali demi baiknya agama seorang muslim. Karena teman sangat berpengaruh.

Allah Taala berfirman, "Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Rabb-nya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka ..." (QS. Al-Kahfi: 28)

Ibnu Katsir rahimahullah berkata, "Duduklah bersama dengan mereka yang berdzikir kepada Allah, mereka bertahlil, bertahmid, bertasbih, bertakbir, dan berdoa kepada-Nya pagi dan petang. Kumpullah dengan mereka baik mereka itu fakir, kaya, kuat, atau lemah. Disebutkan bahwa ayat ini diturunkan kepada orang-orang terhormat dari kalangan Quraisy di mana mereka minta kepada Nabi shallallahu alaihi wa sallam untuk duduk bersama mereka seorang diri, dan tidak duduk-duduk bersama dengan orang-orang lemah dari kalangan sahabat seperti Bilal, Ammar, Shuhaib, Khabab, dan Ibnu Masud. Untuk mereka kaum lemah tadi buatlah majelis sendiri. Allah pun melarang beliau shallallahu alaihi wa sallam dan Allah berfirman,

"Dan janganlah kamu mengusir orang-orang yang menyeru Rabbnya di pagi dan petang hari." (QS. Al-Anam: 52)

Allah memerintahkan kepada beliau untuk bersama duduk bersama mereka yang rajin berdzikir dari kalangan dhuafa (kaum lemah), dengan firman-Nya (yang artinya), "Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Rabbnya di pagi dan senja hari." (QS. Al-Kahfi: 28). (Tafsir Al-Quran Al-Azhim, 5:152)

Yang dimaksud dengan "orang-orang yang menyeru Rabb-nya" ada dua makna, yaitu (1) mereka yang berdoa dan berdzikir kepada Rabbnya, dan (2) mereka yang beribadah kepada Rabbnya. (At-Tashil li Tawil At-Tanzil Tafsir Surat Al-Kahfi, hlm. 123)

[baca lanjutan]

Komentar

x