Find and Follow Us

Sabtu, 14 Desember 2019 | 21:02 WIB

Hubungan Intim Bayangkan "Brad Pitt" Termasuk Zina

Sabtu, 23 November 2019 | 09:00 WIB
Hubungan Intim Bayangkan
(Foto: ilustrasi)
facebook twitter

KEPADA ustaz seorang istri mengatakan, suaminya ketika berhubungan intim berkata," Ummi, bayangkan saja kalau abi ini Brad Pitt." Maksudnya agar menambah gairah. Dia bertanya, apakah hal itu dibolehkan, karena ia sendiri merasa risih.

Tentang hal itu Ustaz Ammi Nur Baits menjawab sbb: Kalimat seperti itu bukan termasuk talak, baik talak sharih (tegas) maupun kinayah (tidak tegas). Hanya saja, perbuatan semacam ini termasuk perbuatan berbahaya. Perbuatan ini termasuk zina hati.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

"Sesungguhnya Allah menetapkan jatah zina untuk setiap manusia. Dia akan mendapatkannya dan tidak bisa dihindari: Zina mata dengan melihat, zina lisan dengan ucapan, zina hati dengan membayangkan dan gejolak syahwat, sedangkan kemaluan membenarkan semua itu atau mendustakannya." (HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam riwayat lain, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

"Mata itu berzina, hati juga berzina. Zina mata dengan melihat (yang diharamkan), zina hati dengan membayangkan (pemicu syahwat yang terlarang). Sementara kemaluan membenarkan atau mendustakan semua itu." (HR. Ahmad)

Hadis di atas menjelaskan bahwa semua anggota tubuh manusia, berpotensi melakukan zina. Termasuk hati dan perasaan. Dalam hadis di atas, Nabi shallallahu alaihi wa sallam menjelaskan bentuk zina hati, yaitu seseorang membayangkan melakukan sesuatu yang haram, yang membangkitkan syahwat, baik dengan lawan jenis maupun dengan sejenis.

Karena itu, ulama melarang dan mengharamkan tindakan ini, termasuk ketika pasangan suami istri sedang bercinta. Suami membayangkan wanita lain, atau istri membayangkan pria lain.

Ibnul Hajj al Maliki (w. 737 H) mengatakan,

"Termasuk perbuatan tercela yang merebak di masyarakat pada umumnya adalah seorang lelaki melihat seorang wanita yang menarik hatinya, kemudian lelaki itu mendatangi istrinya (jima), dia membayangkan wanita yang tadi dilihatnya berada di hadapannya maka ini termasuk zina.

Kemudian Ibnul Hajj menyebutkan beberapa contoh. Selanjutnya beliau menegaskan,

Keterangan ini tidak hanya untuk kaum lelaki saja akan tetapi juga untuk para wanita bahkan lebih sangar lagi. Karena yang banyak terjadi pada wanita di zaman ini keluar rumah dan memandang sekitarnya. Apabila seorang wanita melihat seorang laki-laki yang menarik perhatiannya, wajahnya bersemayam dalam hatinya. Ketika dia berjima dengan suaminya, dia membayangkan lelaki yang dilihatnya di depan matanya. Dan keduanya termasuk berzina.. kita meminta perlindungan kepada Allah (al-Madkhal Ibnul Haj, 2/195)

Ibnu Muflih al Hambali (w. 763 H) juga memberikan keterangan yang sama,

"Ibnu Aqil menegaskan dalam bukunya ar-Riayah al-Kubro, di bagian awal Bab Nikah, bahwa jika ada seorang suami membayangkan wanita lain yang diharamkan baginya ketika berjima dengan istrinya maka dia berdosa." (al-Adab as-Syariyah, 1/98).

Suami yang nyuruh, kena dosa tambahan

Jika sikap semacam ini diminta oleh sang suami, maka suami mendapatkan dosa tambahan, dosa memotivasi istrinya untuk melakukan zina hati. Atau bahkan bisa jadi suami termasuk dayuts (lelaki yang tidak punya rasa cemburu).

Dari Ibnu Umar radhiyallahu anhuma, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

"Ada tiga golongan manusia yang tidak akan dilihat oleh Allah (dengan pandangan kasih sayang) pada hari kiamat nanti, yaitu: orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya, perempuan yang menyerupai laki-laki, dan lelaki ad-dayyuts" (HR. Nasai no. 2562, Ahmad, 2/134 dan lain-lain. Dishahihkan oleh Adz-Dzahabi dalam Kitabul Kaba-ir).

Makna ad-dayyuts adalah seorang suami atau bapak yang membiarkan terjadinya tindakan nakal yang dilakukan oleh istri atau putrinya." (Lihat Fathul Baari, 10/406). Wallahu alam. []

Komentar

Embed Widget
x