Find and Follow Us

Senin, 16 Desember 2019 | 15:44 WIB

Bersujudlah Kalau Ingin Damai, Tenang dan Tenteram

Oleh : KH Ahmad Imam Mawardi | Rabu, 20 November 2019 | 00:03 WIB
Bersujudlah Kalau Ingin Damai, Tenang dan Tenteram
facebook twitter

KITA kini bicara tentang sujud. Ada banyak sarjana membahas tentang sujud. Sujud menjadi obyek penelitian yang tidak pernah kehilangan daya tarik. Ada yang membahasnya dari sisi medis, tepatnya tentang hubungan sujud dengan kesehatan saraf otak dan aliran darah serta oksigen ke organ otak.

Ada pula yang membahasnya dari sisi psikologis, tepatnya tentang hubungan sujud dengan kebahagiaan dan kestabilan emosi diri. Ada pula yang membahasnya dari sisi yang lain, yakni sisi kemuliaan diri yang bisa digapai dengan sujud.

Tahukah kita bahwa bentuk otak manusia itu mirip dengan bentuk manusia ketika sedang sujud? Cobalah chek gambar otak lalu bandingkan dengan gambar orang bersujud. Dari kesamaan gambar ini ada yang mengotak-atik hikmah dengan menyatakan bahwa sujud mengantarkan orang untuk memiliki ketenangan pikiran. Faktanya, kalau orang sedang punya masalah, pikiran menjadi kalut, maka yang tercepat menenangkannya adalah bersujud kepada Allah dan memasrahkan urusan kepada Allah.

Sujud benar-benar menyerasikan manusia dengan alam sekitarnya, mengakurkan manusia dengan lingkungannya dan mengakrabkan manusia dengan makhluk yang lain. Orang yang tidak bersujud sama sekali memiliki kecenderungan hidup disharmoni. Kok bisa?

Perhatikan firman Allah: "Apakah kamu tiada mengetahui, bahwa kepada Allah bersujud apa yang ada di langit, di bumi, matahari, bulan, bintang, gunung, pohon-pohonan, binatang-binatang yang melata dan sebagian besar daripada manusia?" [QS. Al-Hajj (22): 18]

Semua bersujud bukan? Bagaimana mungkin yang tak bersujud akan menemukan keserasian hidup hakiki dengan yang bersujud? Umat muslim setidaknya 34 kali bersujud dalam sehari semalam, didamamaikan dan diserasikan dengan frekuensi kehidupan. Hasilnya adalah suara hati yang bening dan nada kehidupan yang indah terdengar. Maksimalkan sujud kita, maka maksimallah pencapaian derajat kita. Salam, AIM. [*]

Komentar

Embed Widget
x