Find and Follow Us

Jumat, 6 Desember 2019 | 01:14 WIB

Bersabarlah dan Jalani Segala Takdir

Minggu, 10 November 2019 | 00:05 WIB
Bersabarlah dan Jalani Segala Takdir
(Ilustrasi)
facebook twitter

SAAT saya ada di dalam Masjid Miqat Ji'ranah, bertemu dengan seorang lelaki paruh baya yang kelihatannya gusar dan gelisah. Saya beranikan bertanya ada apa. Beliau menjawab dengan tetesan air mata yang tidak dibarengi kata-kata. Saya pun diam tak berani lagi bertanya. Tiba-tiba beliau memeluk saya, lagi-lagi tanpa kata-kata.

Saya bisikkan bahwa Allah itu Mahabaik dan Mahakasih serta Mahasayang yang kebaikan dan kasih sayangnya tidak memungkinkan terjadinya sesuatu yang merugikan bagi hambaNya yang tulus dalam iman dan islam. Saya bisikkan lagi beberapa ayat al-Qur'an tentang rahasia kehidupan yang berada dalam genggaman Allah. Tugas kita sebagai hamba adalah berbaik sangka kepadaNya.

Saudaraku dan sahabatku, beruntunnya musibah seringkali menjadikan hati hancur. Namun tahukah kita bahwa kehadiran musibah lain pada saat berikutnya kadangkala menghapus lara musibah yang datang sebelumnya? Ada banyak cara Allah menghabus derita, salah satunya adalah dengan menghadirkan musibah yang lebih besar. Jadi, agar tak perlu dihapus dengan musibah yang lebih besar, cepat-cepatlah berserah diri kepada Allah dengan kesabaran penuh saat ditimpa musibah. Semakin mengeluh, semakin terbuka pintu datangnya musibah berikutnya.

Seringkali pula Allah hadirkan musibah dengan tujuan akan hadirkan kebahagiaan yang mungkin tak pernah diduga kita. Musibah kadangkala menjadi jalan jitu mengalihkan kita dari jalan yangvsalah menuju jalan yang lurus dan benar menuju kebahagiaan.

Lebih dari itu, para pujangga bijak banyak berkata: "Musibah adalah vitamin kehidupan, tanpanya kehidupan menjadi hambar tak berasa." Setuju? Sabar dan jalani hidup dengan penuh ketulusan pemasrahan diri kepadaNya. Salam, AIM. [*]

Komentar

Embed Widget
x