Find and Follow Us

Jumat, 15 November 2019 | 22:23 WIB

Triple P dan Semangat Berbagi Kebahagiaan

Selasa, 29 Oktober 2019 | 00:07 WIB
Triple P dan Semangat Berbagi Kebahagiaan
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

KINI bukan zamannya lagi membangun usaha yang hanya mengejar keuntungan (profit) karena keuntungan adalah bukan segala-galanya. Ada faktor alam yang harus diperhatikan sebagaimana ada faktor manusia yang juga harus diperhitungkan. Maka muncullah istilah Triple Buttom Lines atau Triple P, yakni profit, people and planet. Pemberian CSR (Corporate Social Responsibility) adalah salah satu pengejawantahannya.

Semalam saya menghadiri acara gathering PT Laksana dan PT Zaza Lampung yang memiliki banyak bisnis besar, terutama semen SCG yang terkenal kuat berkualitas itu. Sang komisaris berbagi banyak doorprize dan penghargaan kepada para customer. Bukan pemberian hadiah 3 mobil dan beragam benda lainnya yang menarik untuk saya catat kali ini, melainkan pemberian hadiah umrah dan haji. Ada dimensi spiritual yang sangat diperhatikan.

Dimensi spiritual adalah dimensi yang banyak dilupakan oleh banyak pengusaha. Padahal, menurut penelitian, faktor spiritual ini menempati peran yang tidak kecil dalam kesuksesan sebuah perusahaan. Ada banyak perusahaan di Amerika yang menganggap penting Audit Spiritual disamping Audit Finansial. Mereka mengakui bahwa spiritualisme berperan pada baiknya performa finansial sebuah perusahaan.

Pertanyaannya adalah apa saja kegiatan yang masuk katagori spiritualisme? Apa sajakah pilar-pilar pokok spiritualisme itu? Apa sajakah yang harus dipenuhi oleh sebuah perusahaan agar termasuk katagori Spiritual Company yang memiliki daya tahan kuat menghadapi krisis dan memiliki aura bahagia pada seluruh orang yang ada di dalamnya? Sepertinya, perlu tulisan bersambung berkenaan dengan hal ini. Selamat PT Laksana dan PT Zaza, selamat Pak Haji Alex, kami bangga menjadi bagian dari perusahaan spiritual ini. Salam SCG, AIM. [*]

Komentar

Embed Widget
x