Find and Follow Us

Senin, 18 November 2019 | 16:51 WIB

Qalam, Makhluk Pertama yang Allah Ta'ala Ciptakan?

Kamis, 17 Oktober 2019 | 11:00 WIB
Qalam, Makhluk Pertama yang Allah Ta'ala Ciptakan?
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

PARA ulama berbeda pendapat tetang hal ini:

Pertama. Mereka yang mengatakan Qalam adalah makhluk pertama yang Allah Ta'ala ciptakan sebelum seluruh makhluk lainnya. Inilah pendapat Imam Ibnu Jarir, Imam Ibnul Jauzi, dan selainnya. Imam Ibnu Jarir mengatakan setelah itu Allah Ta'ala menciptakan awan tipis. (Imam Ibnu Katsir, Al Bidayah wan Nihayah, 1/9)

Dalilnya adalah dari Ubadah bin Ash Shamit Radhiallahu Anhu, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya yang pertama kali Allah ciptakan adalah Al Qalam." (HR. At Tirmidzi No. 3319, katanya:hasan shahih. Abu Daud No. 4700, Ahmad No. 22705. Syaikh Syuaib Al Arnauth mengatakan: shahih. Lihat Taliq Musnad Ahmad No. 22705)

Kedua. Mereka yang mengatakan Arsy adalah makhluk pertama yang Allah Ta'ala ciptakan sebelum yang lainnya. Inilah pendapat mayoritas ulama, seperti yang dinukilkan Al Hafizh Abul Ala Al Hamdani dan lainnya. (Al Bidayah wan Nihayah, Ibid). Dalilnya adalah dari Abdullah bin Amr bin Al Ash Radhiallahu Anhuma, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Allah Ta'ala menuliskan takdir-takdir bagi makhluk sebelum menciptakan langit dan bumi sejauh 50.000 tahun. Beliau bersabda: Arsy-Nya di atas air." (HR. Muslim No. 2653)

Imam Ibnu Katsir Rahimahullah menjelaskan: "Hadits ini menunjukkan bahwa peristiwa itu terjadi setelah penciptaan Arsy, maka telah sahih bahwa Arys lebih dahulu dari pada Qalam, yang dengannya dituliskan takdir-takdir sebagaimana pendapat mayoritas ulama. Ada pun hadis tentang Qalam, mereka menafsirkan bahwa Qalam adalah makhluk pertama di jagat raya (bukan makhluk yang pertama kali diciptakan, pen)." (Al Bidayah wan Nihayah, ibid)

Imam Ibnu Jarir menolak pendapat ini dengan beberapa riwayat yang dia jadikan hujjah. Imam Ibnu Katsir Rahimahullah menjelaskan:

Ibnu Jarir dan lainnya mengatakan: "Bahkan Allah telah menciptakan air sebelum Arsy." As Suddi meriwayatkan dari Abu Malik, dari Abu Shalih, dari Ibnu Abbas, dan dari Murrah, dari Ibnu Masud, dari manusia para sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, mereka mengatakan: "Sesungghnya ArsyNya ada di atas air, dan Dia belum menciptakan apa pun selain apa yang Dia ciptakan sebelum air." Ibnu Jarir menceritakan dari Muhammad bin Ishaq, dia berkata: "Yang pertama kali Allah Ta'ala ciptakan adalah cahaya dan kegelapan, lalu Allah memisahkan keduanya sehingga dijadikanNya kegelapan itu di malam hari dan dijadikannya cahaya itu siang hari yang terang benderang. Berkata Ibnu Jarir: telah dikatakan: "Sesungguhnya yang diciptakan Rabb kami setelah Qalam adalah Kursiy, lalu setelah Kursiy adalah Arsy, lalu setelah itu udara dan kegelapan, lalu diciptakan air maka diletakan ArsyNya di atas air." Wallahu Alam (Al Bidayah, 1/10) Tapi, riwayat-riwayat ini tidak dijelaskan kesahihannya oleh Imam Ibnu Jarir.

Ketiga. Pendapat yang mengatakan bahwa yang pertama kali Allah Ta'ala ciptakan adalah "Nur Muhammad." Pendapat ini dianut oleh golongan sufi. Dalilnya, dari Jabir Radhiallahu Anhu bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Pertama kali yang diciptakan adalah Nur Nabimu wahai Jabir!" (HR. Abdurazzaq, lihat Al Ajluni dalam Kasyful Khafa, 1/302). Bahkan golongan ini meyakini bahwa Nur Muhammad diciptakan sebelum Lauh Mahfuzh, Qalam, surga, neraka, malaikat, langit, bumi, matahari, bulan, jin dan manusia. (Ibid). Namun pendapat ini ditentang secara keras, dan dituding sebagai pendapat yang menyimpang, karena dasarnya adalah riwayat yang palsu. Berikut ini keterangannya:

Hadis ini palsu dan dusta, tidak ada nilainya. Kami mendengar orang-orang sekarang mengatakan: Wahai makhluk Allah yang pertama! Wahai cahaya Arsynya Allah! Maka, apa bedanya perkataan ini dengan perkataan orang Nasrani: "Isa adalah anak Allah?" Ini sesat yang itu juga sesat. (Syaikh Hasan Abul Asybal Az Zuhri Al Mishri, Syarh Shahih Muslim, 13/97). Sementara Syaikh Al Albani menyebut ini sebagai min abthalil baathil (di antara kebatilan yang paling batil). (Mausuah Al Albani fil Aqidah, 3/816)

Manakah yang lebih sahih? Al Hafizh Abul Ala Al Hamdani Rahimahullah mengatakan pendapat yang paling sahih adalah yang mengatakan Arsy sebagai makhluk pertama yang Allah Ta'ala ciptakan. (Al Ajluni, Kasyful Khafa, 1/302). Dan, inilah pendapat mayoritas ulama. Wallahu Alam. [Ustadz Farid Nu'man Hasan.S.S.]

Komentar

Embed Widget
x