Find and Follow Us

Senin, 21 Oktober 2019 | 20:23 WIB

3 Bekal Wajib sebelum Berdakwah

Selasa, 17 September 2019 | 13:00 WIB
3 Bekal Wajib sebelum Berdakwah
(Ilustrasi)
facebook twitter

SYAIKHUL Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah mengatakan, "Orang yang ingin beramar maruf nahi mungkar semestinya memiliki tiga bekal yaitu: (1) ilmu, (2) lemah lembut, dan (3) sabar. Ilmu haruslah ada sebelum amar maruf nahi mungkar (di awal). Lemah lembut harus ada ketika ingin beramar maruf nahi mungkar (di tengah-tengah). Sikap sabar harus ada sesudah beramar maruf nahi mungkar (di akhir)." (Majmuah Al-Fatawa, 28:137)

Al-Qadhi Abu Yala rahimahullah mengatakan, "Tidaklah seseorang melakukan amar maruf nahi mungkar, melainkan ia haruslah menjadi orang yang berilmu (faqih) pada apa yang ia perintahkan dan apa yang ia larang; ia juga harus bersikap lemah lembut (rafiq) pada apa yang ia perintahkan dan ia larang; ia pun harus bersikap sabar (halim) pada apa yang ia perintahkan dan yang ia larang." (Majmuah Al-Fatawa, 28:137)

Dari Anas bin Malik radhiyallahu anhu, beliau berkata, "Ada seorang Arab Badui pernah memasuki masjid, lantas dia kencing di salah satu sisi masjid. Lalu para sahabat menghardiknya. Namun Nabi shallallahu alaihi wa sallam melarang tindakan para sahabat tersebut. Tatkala orang tadi telah menyelesaikan hajatnya, Nabi shallallahu alaihi wa sallam lantas memerintah para sahabat untuk mengambil air, kemudian bekas kencing itu pun disirami." (HR. Bukhari, no. 221 dan Muslim, no. 284)

Allah Taala berfirman, "Serulah (manusia) kepada jalan Rabbmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik." (QS. An-Nahl: 125)

Contoh hikmah dalam berdakwah
- Meninggalkan perkara yang tidak membawa mudarat ketika ditinggalkan, seperti mengimami shalat dengan mengeraskan basmalah.
- Mengambil pendapat yang sesuai dengan masyarakat selama tidak bertentangan dengan dalil.
- Mengingatkan yang lain, tidak perlu menyebut nama langsung.
- Menghindari penampilan eksklusif.
- Pandai bersosialisasi dan menarik hati (taliful qulub).

[baca lanjutan]

Komentar

Embed Widget
x