Find and Follow Us

Senin, 21 Oktober 2019 | 19:41 WIB

Pendakwah itu Pemegang Perkataan Terbaik

Selasa, 17 September 2019 | 12:00 WIB
Pendakwah itu Pemegang Perkataan Terbaik
(Ilustrasi)
facebook twitter

DAKWAHI dengan sabar, bisa dipelajari dalam enam hadits berikut:

1- Pendakwah itu menjadi umat terbaik

Allah Taala berfirman, "Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang maruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah." (QS. Ali Imran: 110).

2- Pendakwah itu memegang perkataan terbaik

Allah Taala berfirman, "Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: "Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?" (QS. Fushshilat: 33).

3- Dakwah berarti menempuh perkara yang besar

Allah Taala berfirman, "Dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah)." (QS. Luqman: 17).

4- Mendapat pahala dari orang yang mengikuti tanpa mengurangi pahala mereka

Dari Abu Masud Uqbah bin Amir Al Anshari radhiyallahu anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, "Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya" (HR. Muslim no. 1893).

Pahala orang yang didakwahi tidak berkurang sebagaimana sabda Nabi shallallahu alaihi wa sallam, "Barangsiapa memberi petunjuk pada kebaikan, maka ia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengikuti ajakannya tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun juga." (HR. Muslim no. 2674).

Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, "Barangsiapa menjadi pelopor suatu amalan kebaikan lalu diamalkan oleh orang sesudahnya, maka akan dicatat baginya ganjaran semisal ganjaran orang yang mengikutinya dan sedikitpun tidak akan mengurangi ganjaran yang mereka peroleh. Sebaliknya, barangsiapa menjadi pelopor suatu amalan kejelekan lalu diamalkan oleh orang sesudahnya, maka akan dicatat baginya dosa semisal dosa orang yang mengikutinya, tanpa mengurangi dosanya sedikit pun." (HR. Muslim no. 1017)

5- Mendapatkan rahmat dari Allah, doa dari malaikat, penduduk langit dan bumi

Dari Abu Umamah Al-Bahili radhiyallahu anhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, "Sesungguhnya para malaikat, serta semua penduduk langit-langit dan bumi, sampai semut-semut di sarangnya, mereka semua bershalawat (mendoakan dan memintakan ampun) atas orang yang mengajarkan kebaikan kepada manusia" (HR. Tirmidzi no. 2685. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).

6- Menjalankan pesan Nabi untuk saling mengingatkan dalam kebaikan

"Agama adalah nasehat. Kami berkata, "Kepada siapa?" Beliau menjawab, "Kepada Allah, kepada kitab-Nya, kepada Rasul-Nya dan kepada pemimpin kaum muslimin serta kaum muslimin secara umum." (HR. Muslim no. 55)

[baca lanjutan]

Komentar

Embed Widget
x