Find and Follow Us

Senin, 21 Oktober 2019 | 19:17 WIB

Tak Semua Doa Boleh Diberikan kepada Non Muslim

Jumat, 6 September 2019 | 07:00 WIB
Tak Semua Doa Boleh Diberikan kepada Non Muslim
(Foto: Ilustrasi)
facebook twitter

UMAT islam meyakini bahwa hanya islam agama yang benar, yang bisa mengantarkan manusia menuju surga. Dan ini bukan hanya doktrin islam, tapi doktrin seluruh agama. Tak terkecuali umat nasrani. Semua meyakini bahwa agama merekalah satu-satunya yang benar, yang akan mengantarkan menuju surga, dan selain mereka akan masuk ke neraka.

Karena itulah, umat islam diajarkan bahwa tidak semua doa boleh diberikan kepada orang non muslim. Bukan karena kita pelit dalam memberi kebaikan, namun karena non muslim adalah orang yang durhaka kepada Tuhan, sehingga mereka tidak berhak mendapatkan kasih sayang Tuhan, jika mereka mati di atas agama selain islam.

Dalam islam, ada doa yang boleh diberikan kepada non muslim dan ada yang tidak boleh diberikan kepada mereka. Di antara doa yang boleh diberikan kepada orang non muslim:
- Mendoakan Agar Orang Non Muslim Mendapat Hidayah
- Mendoakan Non Muslim untuk Kebaikan Dunia

Sementara mendoakan agar dosa non muslim diampuni, setelah mereka mati dalam keadaan kafir, hukumnya dilarang. Dalam alquran, Allah berfirman,

"Tidak sepatutnya bagi Nabi dan orang-orang yang beriman, memintakan ampun (kepada Allah) untuk orang-orang musyrik, walaupun orang-orang musyrik itu adalah kaum kerabat(nya), sesudah jelas bagi mereka, bahwasanya orang-orang musyrik itu adalah penghuni (neraka) Jahim." (QS. at-Taubah: 113)

Para ulama kami juga sepakat bahwa doa semacam ini dilarang. Imam Nawawi -rohimahulloh- menjelaskan,

"Menyolati orang kafir, dan mendoakan agar diampuni dosanya, hukumnya haram, berdasarkan dail alquran dan sepakat ulama." (al-Majmu 5/120).

[Ustaz Ammi Nur Baits]

Komentar

Embed Widget
x