Find and Follow Us

Senin, 21 Oktober 2019 | 22:05 WIB

Bertakwalah, Jangan Asal Sebar Berita Fitnah!

Senin, 19 Agustus 2019 | 14:00 WIB
Bertakwalah, Jangan Asal Sebar Berita Fitnah!
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INGATLAH dunia itu sebentar. Allah itu pengadil sesungguhnya. Kita yakini Allah itu Maha Adil. Kalau ada yang salah di dunia, dia benar-benar menyesal dan bertaubat, akhiratnya pasti aman. Kalau ada yang dizalimi, ingatlah makin banyak pahala yang diperoleh, ia akan makin untung di akhirat.

Karena pahala semua yang menzaliminya akan pindah kepadanya. Hingga yang menzalimi akan menjadi orang yang bangkrut, bangkrut dan bangkrut. Coba perhatikan hadits yang membicarakan tentang orang yang muflis atau bangkrut berikut ini, haditsnya dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam pernah bertanya pada para sahabat,

"Apakah kalian tahu siapa muflis (orang yang pailit) itu?"

Para sahabat menjawab, "Muflis (orang yang pailit) itu adalah yang tidak mempunyai dirham maupun harta benda."

Akan tetapi Nabi Shallallahu alaihi wa sallam berkata, "Muflis (orang yang pailit) dari umatku ialah, orang yang datang pada hari Kiamat membawa (pahala) shalat, puasa dan zakat, namun (ketika di dunia) dia telah mencaci dan (salah) menuduh orang lain, makan harta, menumpahkan darah dan memukul orang lain (tanpa hak). Maka orang-orang itu akan diberi pahala dari kebaikan-kebaikannya. Jika telah habis kebaikan-kebaikannya, maka dosa-dosa mereka akan ditimpakan kepadanya, kemudian dia akan dilemparkan ke dalam neraka." (HR. Muslim, no. 2581)

Hati-hatilah pembuat berita, bisa jadi Anda masuk orang yang muflis seperti di atas. Bertakwalah pada Allah, bertakwalah pada Allah. Semoga Allah menyelamatkan kita, menyelamatkan orang shalih di tengah kita, menyelematkan setiap pemimpin dan setiap hakim kita yang berlaku adil, moga semua diselamatkan dari berbagai macam musibah, diselamatkan dari fitnah yang keji, diselamatkan dari orang-orang yang hasad (cemburu), diselamatkan pula dari kerugian akhirat dan siksa neraka.

[Referensi: Naskah Khutbah Jumat di Masjid Jenderal Sudirman Panggang/Muhammad Abduh Tuasikal]

Komentar

Embed Widget
x