Find and Follow Us

Jumat, 6 Desember 2019 | 18:31 WIB

Barang Siapa Berselawat Kepada Rasulullah Sekali..

Minggu, 18 Agustus 2019 | 18:00 WIB
Barang Siapa Berselawat Kepada Rasulullah Sekali..
(Foto: ilustrasi)
facebook twitter

SETIAP kita berselawat sekali pada Nabi Muhammad, selawat itu akan dibalas sepuluh kali. Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, "Barangsiapa yang berselawat kepadaku sekali, maka Allah akan berselawat kepadanya sepuluh kali." (HR. Muslim, no. 408)

Hadis di atas menunjukkan bahwa siapa saja yang berselawat kepada Nabi sekali, maka Allah akan membalas selawatnya sebanyak sepuluh kali. Maksudnya kata Al-Qadhi Iyadh sebagaimana dikatakan oleh Imam Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim (4: 116) menyatakan bahwa yang dimaksud yaitu Allah akan memberikan ia rahmat dan akan dilipatgandakan karena setiap satu kebaikan dibalas dengan sepuluh yang semisal. Sebagaimana firman Allah Taala,

"Barangsiapa membawa amal yang baik, maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya." (QS. Al-Anam: 160)

Allah sendiri telah memerintahkan kita berselawat pada Rasul, "Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya berselawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, berselawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya." (QS. Al-Ahzab: 56)

Imam Al-Bukhari menyatakan bahwa Abul Aliyah berkata, selawat dari Allah untuk nabi maksudnya adalah sanjungan Allah di sisi malaikat. Selawat dari malaikat untuk Nabi maksudnya adalah doa. Ibnu Katsir rahimahullah menyatakan maksud ayat,

"Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Taala mengabarkan pada hamba-Nya mengenai kedudukan Nabi Muhamamd sebagai hamba dan Nabi Allah di tempat yang tertinggi. Malaikat terdekat akan terus menyanjung beliau. Para malaikat juga mendoakan beliau shallallahu alaihi wa sallam. Begitu pula Allah Taala memerintahkan pada makhluk yang berada di bumi untuk mengucapkan selawat dan salam pada beliau shallallahu alaihi wa sallam. Jadinya, makhluk di langit dan di bumi semuanya menyanjung beliau shallallahu alaihi wa sallam." (Tafsir Al-Quran Al-Azhim, 6: 225)

Semoga selawat dan salam terus tercurah pada Nabi kita Muhammad. [Referensi: Tafsir Al-Quran Al-Azhim/Al-Minhaj Syarh Shahih Muslim bin Al-Hajjaj/Muhammad Abduh Tuasikal]

Komentar

Embed Widget
x