Find and Follow Us

Senin, 18 November 2019 | 10:49 WIB

Tips Menjaga Kemesraan Rumah Tangga

Jumat, 16 Agustus 2019 | 10:00 WIB
Tips Menjaga Kemesraan Rumah Tangga
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

"Dan bergaullah dengan mereka (istri-istri kalian) dengan baik." (QS. An Nisa: 19).

"Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang maruf." (QS. Al Baqarah: 228).

Dari Aisyah, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda, "Sebaik-baik kalian adalah yang berbuat baik kepada keluarganya. Sedangkan aku adalah orang yang paling berbuat baik pada keluargaku." (HR. Tirmidzi).

Ibnu Katsir rahimahullah berkata mengenai surat An Nisa ayat 19 di atas, "Berkatalah yang baik kepada istri kalian, perbaguslah amalan dan tingkah laku kalian kepada istri. Berbuat baiklah sebagaimana engkau suka jika istri kalian bertingkah laku demikian." (Tafsir Alquran)

Berbuat maruf adalah kalimat yang sifatnya umum, tercakup di dalamnya seluruh hak istri. Lihatlah contoh Nabi kita, beliau memanggil Aisyah radhiyallahu anha, sang istri tercinta dengan panggilan Humaira, artinya wahai yang pipinya kemerah-merahan. Karena putihnya Aisyah, jadi pipinya biasa nampak kemerah-merahan.

Dari Aisyah, ia berkata, "Orang-orang Habasyah (Ethiopia) pernah masuk ke dalam masjid untuk bermain, lantas Nabi shallallahu alaihi wa sallam memanggilku, "Wahai Humaira (artinya: yang pipinya kemerah-merahan), apakah engkau ingin melihat mereka?" (HR. An Nasai).

Marilah jaga terus kemesraan yang terasa demikian hangat pada saat awal pernikahan, sampai seterusnya, walaupun sudah menginjak usia pernikahan yang cukup lamapun. Jangan sampai panggilan sayang ketika awal-awal pernikahan berganti dengan panggilan yang tidak menyenangkan istri.

Dari Muawiyah Al Qusyairi radhiyallahu anhu, ia bertanya pada Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam mengenai kewajiban suami pada istri, lantas Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

"Engkau memberinya makan sebagaimana engkau makan. Engkau memberinya pakaian sebagaimana engkau berpakaian -atau engkau usahakan-, dan engkau tidak memukul istrimu di wajahnya, dan engkau tidak menjelek-jelekkannya serta tidak memboikotnya (dalam rangka nasihat) selain di rumah." (HR. Abu Daud).

Mudah-mudahan Allah terus makin menumbuhkembangkan cinta antara kita dengan pasangan kita. [Dra. Indra Asih]

Komentar

Embed Widget
x