Find and Follow Us

Minggu, 25 Agustus 2019 | 16:06 WIB

Belajarlah Memahami yang Sesungguhnya

Oleh : KH Ahmad Imam Mawardi | Rabu, 24 Juli 2019 | 00:03 WIB
Belajarlah Memahami yang Sesungguhnya
(Foto: ilustrasi)

ADA kalimat yang lama tercecer dalam jalanan sejarah, kupungut ia untuk menjadi renungan: "Anda tidak akan mampu memahami seseorang dengan sempurna, sebelum Anda berdiri di posisinya dan merasakan apa yang dia rasakan dengan cara dia merasakan."

Kalimat ini bermakna bahwa kita tidak boleh gampang-gampang menghakimi seseorang, karena bisa jadi ada alasan yang tak terungkapkan dengan kata-kata di balik fakta yang terjadi.

Menjauh tak mesti berarti benci, mendekat tak mesti berarti cinta. Ada banyak pribadi yang menjauh hanya karena ingin merasakan nikmatnya rindu, sebagaimana ada banyak pribadi yang mendekat hanya karena motif oportunistik.

Tak setiap meminta bermakna mengemis, mungkin saja bermaksud mengajak. Tak setiap memberi bermakna sedekah, mungkin saja bermaksud membeli kebebasan kita.

Sebaiknya, pasrahkan saja urusan menilai itu pada Allah. Bagi kita, cukup tanamkan penghormatan kepada siapapun. Penghormatan adalah kata kunci kelanggengan sebuah hubungan. Ia bergandeng tangan dengan cinta. Salam, AIM. [*]

Komentar

x