Find and Follow Us

Minggu, 25 Agustus 2019 | 17:13 WIB

Jarum Suntik Sang Dokter

Oleh : KH Ahmad Imam Mawardi | Selasa, 23 Juli 2019 | 00:02 WIB
Jarum Suntik Sang Dokter
(Foto: ilustrasi)

JARUM yang menusuk kakimu saat berjalan itu sungguh menyakitkan dan membuatmu tak nyaman. Jarum yang disuntikkan dokter ke pantatmu itu memang terasa sakit sebentar namun akhirnya menyehatkanmu. Jarum suntik sang dokter bukan jarum suntik biasa dan tidak diinjeksikan sembarangan di tubuh kita. Ada obat dan vitamin yang menyertai tusukan jarum itu.

Kalau dokter menyuntikkan jarum ke tubuh kita, setelah selesai kita akan berterimakasih kepada sang dokter dan bahkan membayar sang dokter dengan sejumlah uang. Lebih dari itu kita siap kembali lagi untuk disuntik lagi pada waktu yang ditentukan sang dokter. Hanya anak kecil yang menangis terus saat dibawa ke dokter dan selalu takut dengan jarum suntik menyehatkan itu.

Dalam hidup, ada sakit yang memenderitakan dan ada sakit yang menyehatkan. Dalam hidup kita, ada banyak peristiwa yang menjadikan kita terlarut dalam kecewa. Namun ada pula peristiwa yang membuat kita berubah menjadi lebih baik, lebih bijak dan lebih dewasa.

Kalau kita yakin bahwa Allah adalah maha adil dalam segala takdirNya, sesungguhnya ujian dan musibah bukanlah wujud kedzalimanNya, melainkan wujud keadilanNya yang penuh hikmah yang seringkali tersembunyi. Jalani dan nikmati saja "jarum suntik" yang diinjeksikan Allah dalam tubuh kehidupan kita.

Harusnya, kita harus selalu berterimakasih kepada Allah yang menginjeksi tubuh kehidupan kita secara gratis. Kita harus bersyukur dan bukannya mengeluh. Hanya "anak kecil" yang takut diinjeksi Tuhannya. Mereka yang sudah dewasa dan mengetahui hikmah serta rahasia di balik semua peristiwa pastilah menghiasi hidupnya dengan terus bersyukur dan bersabar.

Semoga semua ujian dan musibah kita adalah bagai jarum suntik dokter, membuat kita semakin sehat lahir batin, bahagia di dunia dan di akhirat kelak. Salam pagi, AIM. [*]

Komentar

x