Find and Follow Us

Minggu, 25 Agustus 2019 | 15:58 WIB

Sudahkah Kita Bertawakal?

Senin, 22 Juli 2019 | 18:00 WIB
Sudahkah Kita Bertawakal?
(Foto: Ilustrasi)

MENURUT bahasa, lafal tawakal berasal dari bahasa arab yang artinya bersandar. Menurut istilah, tawakal ialah sikap berserah diri kepada Allah Ta'ala setelah melakukan usaha secara maksimal. Seseorang yang berusaha secara maksimal untuk mencapai suatu keinginan atau cita-cita, setelah itu dia menerima dengan ikhlas dan berserah diri kepada Allah Ta'ala atas hasil yang akan dia dapatkan, orang ini disebut bertawakal. Orang yang bertawakal, maka ia termasuk orang yang berakhlak mulia.

Pengertian Tawakal menurut para ahli dan ulama yaitu:

Imam al-Ghazali: "Tawakal adalah menyandarkan diri kepada Allah tatkala menghadapi suatu kepentingan, bersandar kepada-Nya dalam kesukaran, teguh hati tatkala ditimpa bencana disertai jiwa yang tenang dan hati yang tenteram."

Buya Hamka: "Tawakal adalah menyerahkan segala urusan atau perkara ikhtiar dan usaha kepada Allah Ta'ala karena kita lemah dan tak berdaya."

Hamzah Ya'qub: "Tawakal adalah mempercayakan diri kepada Allah Ta'ala dalam melaksanakan suatu rencana, bersandar kepada kekuatan-Nya dalam melaksanakan suatu pekerjaan, berserah diri kepada-Nya pada waktu menghadapi kesukaran."

Imam Ahmad bin Hambal: "Tawakal merupakan aktivitas hati, artinya tawakal itu merupakan perbuatan yang dilakukan oleh hati, bukan sesuatu yang diucapkan oleh lisan, bukan pula sesuatu yang dilakukan oleh anggota tubuh. Dan tawakal juga bukan merupakan sebuah keilmuan dan pengetahuan." (Al-Jauzi:2004. Hal 337)

Ibnu Qayyim al-Jauzi: "Tawakal merupakan amalan dan ubudiyah (baca; penghambaan) hati dengan menyandarkan segala sesuatu hanya kepada Allah Ta'ala, tsiqah terhadap-Nya, berlindung hanya kepada-Nya dan rida atas sesuatu yang menimpa dirinya, berdasarkan keyakinan bahwa Allah Ta'ala akan memberikannya segala 'kecukupan' bagi dirinya, dengan tetap melaksanakan 'sebab-sebab' (baca ; faktor-faktor yang mengarahkannya pada sesuatu yang dicarinya) serta usaha keras untuk dapat memperolehnya." (Al-Jauzi/ Arruh fi Kalam ala Arwahil Amwat wal Ahya' bidalail minal Kitab was Sunnah, 1975 : 254)

Adapun menurut ajaran Islam, tawakal itu adalah menyerahkan diri kepada Allah Ta'ala setelah berusaha keras dan berikhtiar serta bekerja sesuai dengan kemampuan dan mengikuti sunah Allah yang Dia tetapkan. Jadi, dapat disimpulkan pengertian tawakal adalah berserah diri kepada Allah Ta'ala setelah berusaha keras, dan menunggu hasilnya.

Komentar

x