Find and Follow Us

Kamis, 19 September 2019 | 13:16 WIB

Nasihat Bagi Penuntut Ilmu

Oleh : Ustadz Afifuddin Rohaly MM | Sabtu, 13 Juli 2019 | 02:02 WIB
Nasihat Bagi Penuntut Ilmu
(Foto: ist)
facebook twitter

SUFYAN Ats-Tsauri rahimahullah berkata, "Aku tidak mengetahui ada satu ibadah yang lebih afdhal daripada seseorang yang mempelajari ilmu".

Ilmu (agama) adalah mulia. Tiada kerendahan dan kehinaan padanya. Sebab ilmu agama berisi Kalamullah dan Qala Rasulullah. Apakah firman Allah dan sabda Rasul-Nya adalah kehinaan dan kerendahan meski sedikit? Sungguh seluruhnya adalah mulia.

Ingatlah dengan ilmu kita dapat menyelamatkan diri dan keluarga serta orang lain dari kebinasaan di dunia dan di akhirat. Ilmu akan memberikan cahaya pada kehidupan kita. Sehingga kita dituntun oleh ilmu.

Bagaimana mungkin seseorang akan tahu halal-haram bila ia tidak berilmu? Atau bagaimana mungkin seseorang akan dapat beribadah dengan benar sesuai syariat Allah dan contoh Nabi-Nya bila ia tidak berilmu? Bagi yang berilmu tentu akan selamat, namun bagi yang jahil tentu ia akan terjerembab karena kejahilannya.

Namun harus dicatat, bahwa ilmu (yang berkah) tidak akan bisa didapatkan melainkan dengan kerendah hatian para penuntutnya. Tidak ada rasa tinggi hati (merasa unggul) pada para penuntut ilmu.

Maka engkau harus selalu melihat hatimu, apakah masih benar niat dalam rangka menuntut ilmu? Jika niatmu terpeleset, segeralah bertaubat dan perbaiki niatmu. Hendaknya ilmu yang engkau cari adalah yang utama untuk memperbaiki dirimu sendiri. [*]

Komentar

Embed Widget
x