Find and Follow Us

Selasa, 23 Juli 2019 | 22:25 WIB

Hindari 6 Hal ini agar Jauh dari Nafsu Maksiat!

Minggu, 14 Juli 2019 | 16:00 WIB
Hindari 6 Hal ini agar Jauh dari Nafsu Maksiat!
(Foto: ilustrasi)

KITA mesti mengendalikan hawa nafsu dan tidak mengikutinya terus. Bagaimana caranya? Coba ketahui sebab-sebabnya dan itulah yang diperbaiki.

Pertama: Membiasakannya sejak kecil. Kalau mengikuti hawa nafsu sudah dibiasakan sejak kecil, maka akan terus seperti itu hingga seseorang dewasa. Karenanya orang tua tidak baik memanjakan anaknya dengan enggan membangunkannya shalat Shubuh. Kadang orang tua beralasa, "Ah dia masih ngantuk, kasihan dibangunkan."

Namun kalau anak meminta mainan, bahkan ada yang merusak dan melalaikan, malah ketika itu dituruti. Hati-hati terus mengikuti keinginan anak, karena ada yang sekedar nafsunya sehingga orang tua harus menimbang-nimbang manakah yang maslahat.

Kedua: Duduk-duduk dengan pengikut hawa nafsu. Ingat duduk-duduk dengan pengikut hawa nafsu, bermajelis dengan para pemabuk, pemain judi, orang yang akhlaknya rusak hingga dengan orang yang amalannya asal-asalan, hanya membuat kita terpengaruh. Karena ingat, "Sahabat itu sifatnya menarik."

Ketiga: Kurang mengenal hak Allah tidak mengenal akhirat dengan baik. Karena kalau seseorang terus memikirkan dunia dan lalai dari akhirat, hawa nafsunya akan selalu dituruti.

Keempat: Kurang amar maruf nahi mungkar. Kalau tidak saling mengingatkan, maka yang ada adalah maksiat akan terus ada di tengah masyarakat kita dan banyak yang menuruti hawa nafsu. Allah Subhanahu wa Taala memerintahkan, "Dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah)." (QS. Luqman: 17)

Kelima: Cinta dunia dan terus tersibukkan dengan dunia. Sifat ini akan membuat kita terus menuruti hawa nafsu.

Keenam: Tidak mengetahui bahaya karena menuruti hawa nafsu Padahal mengikuti hawa nafsu itu amat berbahaya, dapat membuat kita lalai dari kewajiban, terjerumus dalam dosa besar hingga berbuat syirik pada Allah.

[baca lanjutan]

Komentar

x