Find and Follow Us

Selasa, 23 Juli 2019 | 22:38 WIB

Menunggu Hidayah, Beginikah Caranya?

Oleh : KH Ahmad Imam Mawardi | Sabtu, 15 Juni 2019 | 00:05 WIB
Menunggu Hidayah, Beginikah Caranya?
(Foto: Ilustrasi)

ORANG yang satu ini memang unik dalam tanda kutip, berbeda dengan teman-teman sekantornya dalam hal ibadah. Teman-temannya rajin sekali shalat dan puasa, orang satu ini tak pernah kelihatan shalat dan puasa. Saat ditanya mengapa, jawabannya pasti "belum mendapat hidayah." Teman-temannya biasanya tak beragumen lagi kalau sudah masuk dalam urusan hidayah, hak khusus Allah kata mereka.

Adalah sang mertua yang jengkel setengah mati melihat menantunya ini tidak beribadah. Beliau baru tahu setelah dilapori beberapa teman si menantu itu. Dengan nada bijak sang mertua bertanya: "Nak, kenapa kamu tidak pernah shalat?" Menantunya menjawab dengan sopan sekali: "Doakan saya ya Bapak, semoga saya mendapatkan hidayah agar saya shalat." Sang mertua terdiam dan, seperti teman-teman kantornya, tak punya pertanyaan lagi.

Sang mertua tetap jengkel namun masih mencari cara agar sang menantu tak punya alasan lagi untuk tidak shalat. Bagi mertua, shalat adalah kunci kebahagiaan yang paling utama. Pagi-pagi sekali sang mertua berkunjung ke rumah sang menantu itu. Ternyata sang menantu sedang siap-siap berangkat kerja. Mertuanya bertanya: "Mau kemana Nak kok pagi sekali siap-siap?" Dengan tersenyum sang menantu menjawab: "Mau bekerja mencari rizki Bapak." Mertuanya berkata: "Tidak usah berangkat kerja nak, saya doakan semoga engkau dapat rizki dan rizki datang sendiri kepadamu."

Sang menantu kaget dengan ungkapan sang mertua. Ternyata doa saja tak cukup, harus ada upaya nyata dalam hidup. Begitu juga hidayah, tak hanya butuh doa, melainkan semangat dan upaya dari yang berharap. Semoga kita semua senantiasa mebdapatkan hidayah. Salam, AIM. [*]

Komentar

x