Find and Follow Us

Kamis, 20 Juni 2019 | 00:39 WIB

Jangan Mencela Setan, Lebih Manfaat Ucapkan ini!

Kamis, 23 Mei 2019 | 13:00 WIB
Jangan Mencela Setan, Lebih Manfaat Ucapkan ini!
(Ilustrasi)

IMAM Ibnul Qayyim rahimahullah, saat beliau menjelaskan mengapa Nabi shallallahualaihi wasallam melarang mencela setan,

: ". :

Seorang jika melaknat setan, dia telah melaknat sesuatu yang telah dilaknat (pent, tanpa perlu dia laknat).
Ucapan yang semisal laknat seperti,
"Semoga Allah menghinakan setan!..
Moga Allah memperburukmu setan!" (pent, ucapan yang populer di tengah kita adalah "setan alas"). Ucapan seperti ini, akan menyenangkan setan.

Dia akan berkata, "Manusia tahu kalau kejadian yang menimpanya karena sebab kekuatanku."

Tentu ini akan menolong setan dalam menggoda manusia. Sehingga ucapan semacam ini sama sekali tidak bermanfaat. Oleh karenanya Nabi shallallahualaihi wasallam memberi arahan saat setan menggoda manusia untuk berdzikir kepada Allah, mengucapkan namanya (pent, dengan ucapan bismillah), atau berlindung kepada Allah dari godaan setan (ber-taawwudz). Itu justeru lebih manfaat dan membuat setan jengkel. (Lihat : Zadul Maad, hal. 276)

Saat setan menggoda, akan lebih bermanfaat jika kita ucapkan :

[1] bismillah, seperti diajarkan dalam hadis di atas.

[2] atau mengucapkan taawwudz :

Audzbillah minas syaitoonir rojiim.
(Artinya : Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk)

Karena Allah telah memerintahkan,

Dan jika setan mengganggumu dengan suatu godaan, maka mohonlah perlindungan kepada Allah. Sungguh, Dialah Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui. (QS. Fushilat : 36)

Wallahualam bis showab. [Ustadz Ahmad Anshori/Alumni Universitas Islam Madinah, Pengajar di PP Hamalatul Quran Yogyakarta]

Komentar

Embed Widget
x