Find and Follow Us

Rabu, 19 Juni 2019 | 23:56 WIB

Perbedaan Pahala 2 Qirath yang Bertingkat-tingkat

Selasa, 21 Mei 2019 | 18:00 WIB
Perbedaan Pahala 2 Qirath yang Bertingkat-tingkat
(Foto: ilustrasi)

KESIMPULAN dari keterangan tulisan di artikel sebelumnya bahwa pahala dua qirath, akan didapat oleh seseorang yang mensholati, mengantar dan menghadiri proses pemakaman sampai kadar yang disebutkan dalam riwayat-riwayat di atas.

Hanya saja, akan berbeda dua Qirath yang didapatkan oleh seorang yang hadir di proses pemakaman sampai mayat diletakkan di liang lahat, dengan yang hadir sampai prosesi pemakaman benar- benar selesai, pahala qirath yang dia dapat lebih besar. Demikian seperti yang telah dijelaskan, bahwa pahala qirath itu bertingkat-tingkat. (Lihat : Fathul Bari, 4/102)

Imam Nawawi rahimahullah menjelaskan,

Hadis tersebut menunjukkan, bahwa pahala dua qirath dapat diperoleh oleh orang yang mengantarkan jenazah sampai proses penguburan. Seandainya seorang sholat jenazah, kemudian pergi ke kuburan sendirian, lalu hadir di acara pemakaman, maka dia hanya mendapatkan pahala satu qirath. (Dikutip dari : Fathul Bari, 4/101)

Sehingga tiga hal di atas harus terkumpul untuk mendapatkan dua qirath. Hal ini seperti yang disebutkan dalam hadis yang menerangkan tentang pahala sholat semalam suntuk,

Siapa mengerjakan sholat Isya berjamaah, seakan-akan dia telah sholat setengah malam. Siapa yang sholat subuh berjamaah, seakan-akan dia telah melakukan sholat semalam penuh. (HR. Muslim)

Artinya, pahala sholat semalam penuh akan didapat, saat seorang melakukan sholat isya dan subuh secara berjamaah. Berjamaah Isya saja atau subuh saja, tidak mendapatkan pahala sholat semalam penuh.

Demikian. Wallahualam bis showab. [Ustadz Ahmad Anshori]

Komentar

Embed Widget
x