Find and Follow Us

Senin, 14 Oktober 2019 | 03:52 WIB

Serba-serbi Bulan Puasa

Oleh : KH Ahmad Imam Mawardi | Rabu, 22 Mei 2019 | 00:05 WIB
Serba-serbi Bulan Puasa
(Foto: Ilustrasi)
facebook twitter

ADA saja hal-hal yang membuat kita tersenyum-senyum pada bulan puasa ini. Ada anak yang adzan maghrib duluan karena sudah tak kuat menahan lapar dan haus. Urusannya menjadi panjang karena banyak juga yang ketipu, terutama yang sama-sama lapar dan haus.

Ada pula yang buka puasa ketika adzan Ashar saat ibunya membangunkannya dari tidurnya mulai pagi. Ibunya gedor pintunya sambil teriak: "Buka.. buka... buka." Dikiranya itu perintah buka puasa.

Ada kisah orang lupa tak berbuka puasa karena begitu semangatnya mengejar setoran. Dikejarnya ke mana saja ada kabar ada uang dan pekerjaan. Ada pula kisah orang yang lupa sahur karena asyik menikmati malam sampai pagi.

Ada yang ngenes sekali. Yaitu nasib seorang pengantuk yang akrab sekali dengan bantal. Saya sebut ngenes sekali karena dia tak berkesempatan berbuka puasa dan tak berkesempatan sahur. Dia tertidur jam 5 sore dan bangun jam 6 pagi. Inilah yang disebut nasib celaka dua belas. Kengenesannya tak berhenti di situ. Dia mencari ustadz untuk bertanya haruskah dia berpuasa atau bolehkah dia tak berbuasa? Sayangnya, ustadz yang akan ditanya saat dia bangun sedang tertidur pulas pada pagi setengah siang itu.

Masih ada lagi kisah pengundang senyum. Yakni sekeluarga yang lambat bangun sahur. Keluarga dengan tiga anak ini sama-sama bangun saat pengumuman imsak. Masakan belum ada dan yang ada hanya kerupuk rambak. Maka mereka cepat-cepat makan kerupuk rambak itu. Celakanya, kerupuk rambak baru sampai di leher, belum sempat minum air, tiba-tiba adzan subuh berkumandang. Begitu menderitanya leher mereka sampai saat adzan maghrib hari itu. Hahahaa, kepalanya ikut miring-miring karena lehernya kesumbat kerupuk rambak. Sahkah puasanya? Mau bertanya pada ustadz, ternyata ustadznya juga sedang tidur. Salam, AIM. [*]

Komentar

Embed Widget
x