Find and Follow Us

Senin, 14 Oktober 2019 | 03:20 WIB

Asal Usul Datangnya Mimpi?

Selasa, 21 Mei 2019 | 07:00 WIB
Asal Usul Datangnya Mimpi?
(Foto: Ilustrasi)
facebook twitter

KETIKA tidur, terkadang seorang muslim bermimpi. Ada kalanya mimpi itu membuatnya bahagia. Seperti kabar gembira yang datang dan ketika bangun ia merasa senang.

Ada kalanya pula seseorang bermimpi yang membuatnya takut jika sesuatu akan terjadi. Seperti hal yang menyedihkan atau membuatnya susah.Sebenarnya, dari mana mimpi-mimpi itu dan adakah pembagiannya dalam Islam?

Beruntunglah, Islam merupakan agama yang sempurna. Ia selalu memiliki petunjuk untuk hal-hal yang dibutuhkan umat manusia, termasuk dalam bab mimpi ini.

Rasulullah menjelaskannya dalam sejumlah hadis terkait dengan jenis-jenis mimpi dan dari mana datangnya.

"Mimpi itu ada tiga: (1) Mimpi yang baik sebagai kabar gembira dari Allah. (2) mimpi yang menakutkan atau menyedihkan, datangnya dari syetan. (3) mimpi yang timbul karena ilusi angan-angan atau khayal seseorang." (HR. Muslim)

"Mimpi itu ada tiga: (1) mimpi yang benar adalah kabar gembira dari Allah, (2) mimpi yang menyedihkan adalah datang dari setan, (3) mimpi yang berasal dari lamunan-lamunan seorang." (HR. Abu Daud; shahih).

"Mimpi itu ada tiga; (1) mimpi yang baik maka dia adalah kabar gembira dari Allah Azza Wa Jalla, (2) mimpi dari pikiran seorang sebelum tidur, (3) mimpi yang berasal dari gangguan setan" (HR. Ahmad)

"Mimpi itu ada tiga; berita baik dari Allah, panggilan jiwa dan ketakutan yang dihadirkan oleh setan" (HR. Ahmad)

"Mimpi itu ada tiga; mimpi yang baik adalah khabar gembira dari Allah, mimpi dari kesedihan yang dibuat setan dan mimpi yang dibisikkan oleh jiwa seseorang" (HR. Tirmidzi; hasan shahih)

Jadi, sebagaimana hadits-hadits tersebut, dalam Islam mimpi dibagi menjadi tiga:

1. Ruya al hasanah (ruya ash shalihah)

Yakni mimpi yang baik. Mimpi ini datangnya dari Allah Subhanahu wa Taala. Cirinya, mimpi tersebut membahagiakan, menggembirakan, disenangi, tanpa dipikirkan/dilamunkan sebelumnya. Ketika ia bangun, hatinya bersuka cita dengan mimpi tersebut.

2. Ruya as sayyiat (ruya at tahzin min asy syaithan)

Yakni mimpi buruk. Datangnya dari syetan. Cirinya, mimpi itu menakutkan, menyedihkan, atau membuat gelisah, tanpa dipikirkan/dilamunkan sebelumnya. Ketika seseorang terbangun dari mimpi ini, hatinya gelisah dengan mimpi tersebut.

3. Haditsu an nafsi

Yakni mimpi yang berasal dari pikiran atau imajinasi. Inilah yang paling sering terjadi. Yakni ketika seseorang sedang memikirkan sesuatu atau memiliki imajinasi tertentu, hal itu kemudian muncul di alam mimpi.Wallahu alam bish shawab. [bersamadakwah]

Komentar

Embed Widget
x