Find and Follow Us

Senin, 26 Agustus 2019 | 07:12 WIB

Ar Rayan, Pintu Khusus Surga Bagi Ahli Puasa

Senin, 13 Mei 2019 | 10:00 WIB
Ar Rayan, Pintu Khusus Surga Bagi Ahli Puasa
(Foto: Istimewa)

PUASA Ramadan diwajibkan bagi seluruh umat Islam yang telah baligh, berakal, sehat, tidak sedang haidh dan nifas. Namun faktanya, masih saja ada orang-orang yang meninggalkan puasa Ramadan.

Padahal, ada ancaman dahsyat bagi orang-orang yang tidak menjalankan puasa Ramadan tanpa alasan yang dibenarkan syariat.

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam ditunjukkan oleh Allah melalui malaikatNya, bagaimana siksa neraka untuk orang-orang yang tidak berpuasa. Dalam sebuah hadis sahih yang diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban, Rasulullah bersabda tentang satu kondisi penghuni neraka yang dilihatkan kepada beliau:

"Aku melihat orang-orang yang tergantung di tumit-tumit mereka, tulang rahang mereka pecah dan meneteskan darah. Aku bertanya, Siapa mereka? Dia menjawab, Orang-orang yang berbuka sebelum halal bagi mereka untuk berbuka" (HR. Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban)

Dalam Shahih At Targhib wa At Tarhib dijelaskan bahwa maksud orang-orang yang berbuka sebelum halal bagi mereka untuk berbuka adalah berbuka sebelum waktunya. Secara umum, maksudnya adalah tidak berpuasa. Karenanya bab hadis ini diberi judul "Ancaman tidak berpuasa di bulan Ramadan tanpa udzur."

Demikianlah ancaman siksa neraka untuk orang yang tidak berpuasa. Sedangkan bagi umat Islam yang berpuasa atas landasan iman dan semata mengharap pahala dari Allah Subhanahu wa Taala, Dia akan memberikan ampunan untuk dosa-dosa hamba tersebut yang telah lalu.

Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam:

"Barangsiapa berpuasa di bulan Ramadan atas landasan iman dan mengharap pahala dari sisi Allah, niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu" (HR. Al Bukhari dan Muslim)

Selain itu, bagi umat Islam yang menunaikan puasa, Allah menyediakan kegembiraan ketika kelak hamba tersebut berjumpa denganNya. Allah juga menyediakan satu pintu khusus di surga bernama Ar Rayan bagi hamba-hambaNya yang ahli puasa. [Bersamadakwah]

Komentar

x