Find and Follow Us

Minggu, 21 Juli 2019 | 13:28 WIB

Cucu Rasulullah: Pemimpin Besar Pemersatu Umat

Rabu, 24 April 2019 | 07:00 WIB
Cucu Rasulullah: Pemimpin Besar Pemersatu Umat
(Foto: ilustrasi)

SAHABAT Abu Bakrah mengisahkan, suatu hari Nabi shallallahu alaihi wa sallam sedang memangku cucunya Al Hasan bin Ali bin Abi Thalib radhiallahuanhuma. Sambil memangku cucunya, beliau berbicara kepada kami. Sesekali beliau menghadap kepada kami, dan sesekali beliau mencium cucunya.

Lalu beliau bersabda:

"Sejatinya cucuku ini adalah seorang pemimpin besar. Dan bila ia berumur panjang, niscaya dia akan mempersatukan/mendamaikan antara dua kelompok umat Islam yang sedang bertikai" (HR Ahmad dan lainnya).

Sungguh benar Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam.

Pada tahun 40 atau 41 Hijriyah, setelah melalui peperangan sengit antara pasukan Muawiyyah dan Pasukan sahabat Al Hasan bin Ali Bin Ali Thalib, kebesaran jiwa Al Hasan cucu Nabi shallallahu alaihi wa sallam benar-benar terbukti. Dengan segala kebesaran jiwanya, beliau menyerahkan kepemimpinan umat Islam yang ada di tangannya, kepada Muawiyyah, demi menyatukan ummat Islam yang sedang berselisih ketika itu.

Sejak saat itulah ummat Islam bersatu dibawah kepemimpinan Muawiyyah, dan terbuktilah kebenaran sabda Nabi bahwa cucunya ini menyatukan antara dua kelompok dari umat Islam yang bertikai. Dan selanjutnya tahun serah terima kekuasaan ini dikenal dengan sebutan Tahun Persatuan.

Semoga Allah menyatukan kita bersama Al Hasan bin Ali. []

Sumber : artikel Ustaz DR. Muhammad Arifin Baderi, Lc, MA.

Komentar

x