Find and Follow Us

Kamis, 24 Oktober 2019 | 06:24 WIB

Hukum Menyegerakan Pemakanan Jenazah

Kamis, 18 April 2019 | 10:00 WIB
Hukum Menyegerakan Pemakanan Jenazah
(Foto: ilustrasi)
facebook twitter

ADA yang bertanya, mana yang sesuai sunah, menyegerakan pemakaman jenazah atau menundanya untuk menunggu banyak orang berkumpul?

Kami menjawab sebagai berikut :

Yang sesuai sunah adalah menyegerakan pemakaman kecuali jika ada penghalang. Para ulama mengatakan bahwa yang sunah adalah menyegerakannya.

Dalam hadis dikatakan,

"Tidak semestinya jenazah seorang Mukmin tertahan di kedua pundak keluarganya"

Para ulama mengatakan, kecuali jika si mayit meninggal secara tiba-tiba. Maka boleh menundanya hingga bisa dipastikan bahwa ia telah wafat. Dan praktik seperti ini sudah ada di beberapa rumah sakit sekarang. Yaitu, bisa diketahui bahwa ia sudah benar-benar wafat dengan menundanya beberapa waktu yang tidak menimbulkan bahaya, yaitu (bisa menimbulkan bahaya) jika hadir waktu salat jemaah atau jika telah hadir para pelayat.

Ini dibolehkan jika menundanya hanya beberapa waktu saja. Adapun jika ditunda untuk jangka waktu yang lama, maka ini tidak selayaknya dilakukan.

Maka, tidak selayaknya menunda pemakaman jenazah (untuk jangka waktu yang lama). Namun jika ditunda misalnya dari subuh hingga zuhur atau dari zuhur hingga ashar, maka tidak mengapa. Adapun jika ditunda hingga sehari atau dua hari, maka ini tidak selayaknya dilakukan, kecuali ada kebutuhan untuk itu. []

Sumber: Fatawa Munawwaah Syaikh Abdul Aziz Ar Rajihi, 11/42, Asy Syamila

Komentar

x