Find and Follow Us

Jumat, 26 April 2019 | 06:47 WIB

Transplantasi Demi Tetap Menjadi Sehat

Oleh : KH Ahmad Imam Mawardi | Selasa, 16 April 2019 | 00:06 WIB
Transplantasi Demi Tetap Menjadi Sehat
(Ilustrasi)

KINI sudah sering kita mendengar istilah transplantasi. Namun tak semua orang tahu definisinya yang pas. Transplantasi adalah cangkok atau pemindahan seluruh atau sebagian organ dari satu tubuh ke tubuh yang lain, atau dari suatu bagian ke bagian yang lain pada tubuh yang sama. Transplantasi ini ditujukan untuk menggantikan organ yang rusak atau tak berfungsi pada penerima dengan organ lain yang masih berfungsi dari donor.

Orang yang livernya rusak biasanya upaya terakhirnya adalah cangkok liver. Bapak Dahlan Iskan adalah salah satu contohnya. Demikian juga jantung yang rusak dan ginjal yang rusak. Ada banyak yang sukses sehat kembali karena teknologi transplantasi ini. Apakah tak ada permasalahan hukum Islam tentang transplantasi ini? Pembahasan tentang ini bisa sangat panjang.

Yang ingin saya tanyakan kini adalah "apakah bisa kesuksesan teknologi transplantasi ini diterapkan hati (bukan liver) seseorang, sehingga hati yang jahat menjadi baik, hati yang sakit menjadi sembuh, hati yang menderita menjadi bahagia?". Sepertinya jawaban kita akan sama, yakni tidak bisa. Lalu bagaimanakah mengobati hati yang sakit?

Hati adalah bagian dari diri manusia yang bersifat batin, tak tampak. Lalu apanya yang akan diganti, dicangkokkan atau ditransplantasikan? Sesuatu yang batin, tak tampak, biasanya hanya bisa dobati dan disehatkan dengan sesuatu yang bersifat batin pula. Doa adalah salah satu obat penyembuhnya. Dzikir adalah salah satu obat lainnya. Membaca al-Qur'an dan merenungkan maknanya adalah resep dahsyat lainnya.

Janganlah membuang waktu untuk mencari teknologi cangkok demi mengobati perasaan yang bengkok dan nuansa hati penuh dengan keluhan dan kegalauan. Lakukan saja hal-hal tersebut di atas. Satu hal lagi yang tak boleh di lupa, bersamalah selalu dengan orang yang hatinya sehat, maka aura kesehatan hatinya akan mampu mempengaruhi hati yang sakit.

Mungkin masih ada yang penasaran bagaimana langkah kongkritnya? Doa dan dzikir apa saja yang perlu dibaca oleh para pemilik hati yang sakit, lalu langkah apa saja yang harus dilakukan? Jawabannya ada di klinik ruhani. Pesantren dan majlis ta'lim adalah di antaranya. Carilah pesantren yang bagus penataan hatinya, carilah majlis ta'lim yang benar-benar serius mengkaji masalah hati. Mungkin masih ada yang bertanya, di mana yang terbaik? Saya juga masih mencari di mana yang terbaik. Salam, AIM. [*]

Komentar

Embed Widget
x