Find and Follow Us

Rabu, 21 Agustus 2019 | 05:53 WIB

1001 Manfaat Rutin Berzikir Pagi-Sore

Rabu, 27 Maret 2019 | 09:00 WIB
1001 Manfaat Rutin Berzikir Pagi-Sore
(Foto: ilustrasi)

ADA 1001 manfaat bagi orang yang merutinkan zikir pagi-sore.. di dua waktu ini, Allah memotivasi kita untuk kita jadikan sebagai waktu berzikir.

Allah perintahkan Nabi kita Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam untuk selalu istighfar dan banyak berzikir setiap pagi dan sore,

"Mohonlah ampunan untuk dosamu dan bertasbihlah seraya memuji Tuhanmu pada waktu petang dan pagi." (QS. Ghafir: 55).

Allah perintahkan Nabi Zakariya untuk rutin berdzikir setiap pagi dan sore,

Perbanyaklah berdzikir menyebut nama Rabmu, dan sucikan Dia setiap sore dan pagi. (QS. Ali Imran: 41).

Allah juga memuji orang yang rajin zikir dan berdoa setiap pagi dan petang,

"Bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap wajah-Nya" (QS. al-Kahfi: 28).

Mengapa ditekankan dzikir pagi & petang? Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

Gunakanlah waktu pagi dan waktu sore, serta sebagian waktu malam untuk beribadah. (HR. Bukhari 39).

Imam Ali al-Qori menjelaskan, bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam mengajarkan dzikir setip pagi dan sore, dan dua waktu ini adalah waktu istirahat dan waktu orang lalai.

Di samping itu, dua waktu ini menjelang pergantian suasana hari, dari gelap ke terang atau terang ke gelap. Sehingga manusia butuh perlindungan untuk modal melintasi waktu malam atau waktu siang.

Ibnul Qoyim mengatakan,

"Zikir pagi dan sore ibarat baju besi. Semakin banyak lapisan lempengnya, senjata tidak akan bisa menembus pemakainya. Bahkan, kekuatan baju besi bisa mencapai keadaan, dimana tombak bisa mental dan balik menyerang orang yang melemparnya."

Kapan Waktu Pagi dan Sore itu?

Mengenai waktu tepatnya, telah Allah sebutkan dalam Alquran,

"Bersabarlah terhadap komentar yang mereka ucapkan, dan bertasbihlah dengan memuji Rabmu sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya matahari." (QS. Thaha: 130).

Dan ketika kita tidak sempat melakukannya karena ketiduran atau ada kesibukan, kita bisa membacanya setelah terbit matahari untuk pagi atau terbenam matahari untuk waktu sore.

Bacalah Sambil Beraktivitas

Anda tidak harus membaca dzikir ini sambil duduk di atas sajadah, dengan tangan memegang tasbih. Anda bisa membaca dzikir ini dalam konndisi apapun. Kecuali di tempat yang tidak layak untuk menyebut nama Allah, seperti di toilet. Karena dzikir yang dipuji dalam al-Quran adalah dzikir yang dibaca setiap saat dan setiap kesempatan. Allah memuji Ulul Albab. Diantara sifat mereka adalah,

Orang-orang yang rajin berdzikir kepada Allah ketika posisi berdiri, duduk, dan ketika berbaring.

Ketika anda berangkat kerja, anda bisa dzikir di kendaraan. Ketika pekerjaan anda padat di sore hari, anda bisa bekerja sambil berdzikir. Atau anda berdzikir di perjalanan pulang. []

Komentar

Embed Widget
x