Find and Follow Us

Minggu, 21 Juli 2019 | 03:02 WIB

Berdoa Saat Lapang, Agar Dikabulkan Saat Sempit

Oleh : Quraniy | Jumat, 8 Maret 2019 | 02:02 WIB
Berdoa Saat Lapang, Agar Dikabulkan Saat Sempit
(Foto: Ilustrasi)

BERDOA adalah ibadah yang mestinya tidak hanya dilakukan pada saat atau kondisi lapang atau pun sempit saja. Melainkan pada semua keadaan. Karena hakikatnya kita membutuhkan pertolongan Allah. Baik untuk keluar dari masalah atau ujian yang kita hadapi, maupun demi lancar dan suksesnya urusan kita.

Orang yang memperbanyak berdoa, pada bagaimana pun keadaannya, niscaya peluang dikabulkannya doa jauh lebih banyak daripada orang yang berdoa pada satu kondisi tertentu saja.

Tersebut dalam hadits dari sahabat Abu Hurairah radliyallahu anhu, bahwa Nabi shalallahu alaihi wasallam bersabda, "Barangsiapa yang ingin doanya terkabul pada saat sedih dan susah, maka hendaklah memperbanyak berdoa pada saat lapang". (HR. Tirmidzi dan Hakim).

Maka bagi siapa saja yang ingin agar doanya di kala susah atau sedih, hendaknya ia memperbanyak berdoa pada saat lapang, sesuai perintah Nabi. Berdoa di saat lapang misalnya dapat dalam bentuk permintaan agar dijaga dari celaka atau dari orang-orang yang dzalim. Agar dilanggengkan sehat, dan lain-lain.

Seorang mukmin sangat ditekankan selalu berdoa kepada Allah sebelum kesempitan atau kesusahan melanda. Hal ini sekaligus untuk membedakan dengan keadaan orang kafir dan dzalim sebagaimana Allah kabarkan dalam Al Quran surat Az Zumar ayat 8.

Allah berfirman, "Dan apabila manusia itu ditimpa kemudharatan, dia memohon (pertolongan) kepada Tuhannya dengan kembali kepada-Nya; kemudian apabila Tuhan memberikan nikmat-Nya kepadanya lupalah dia akan kemudharatan yang pernah dia berdoa (kepada Allah) untuk (menghilangkannya) sebelum itu".

Masih tentang sifat mereka, firman Allah dalam surat Yunus ayat 12, "Dan apabila manusia ditimpa bahaya dia berdoa kepada Kami dalam keadaan berbaring, duduk atau berdiri, tetapi setelah Kami hilangkan bahaya itu daripadanya, dia (kembali) melalui (jalannya yang sesat), seolah-olah dia tidak pernah berdoa kepada Kami untuk (menghilangkan) bahaya yang telah menimpanya".

Maka bagi siapa saja yang menginginkan doa-doanya dikabulkan, hendaknya ia memperbanyak berdoa pada waktu lapang agar doa Anda dikabulkan pada saat lapang dan sempit. [*]

Komentar

Embed Widget
x