Find and Follow Us

Jumat, 24 Mei 2019 | 15:59 WIB

Pertolongan untuk Melakukan Ketaatan Kepada-Nya

Sabtu, 16 Februari 2019 | 12:00 WIB
Pertolongan untuk Melakukan Ketaatan Kepada-Nya
(Foto: ilustrasi)

DIRIWAYATKAN bahwa Mudhar ia adalah seorang qari sedang membaca ayat ini: (Allah berfirman): "Inilah kitab (catatan) Kami yang menuturkan kepadamu dengan sebenar-benarnya." (QS. Al-Jatsiyah: 29)

Lantas Abdul Wahid bin Zaid menangis ketika mendengar ayat tersebut sampai pingsan. Ketika telah siuman, ia berkata, "Demi kemuliaan-Mu dan keagungan-Mu saya tidak akan berbuat maksiat kepada-Mu dengan segenap kemampuanku untuk selamanya. Oleh karena itu, berilah saya pertolongan untuk melakukan ketaatan kepada-Mu dengan pertolongan-Mu."

Kemudian ia mendengar seseorang membaca ayat berikut: "Wahai jiwa yang tenang! Kembalilah kepada Rabbmu dengan hati yang rida dan diridai-Nya." (QS. Al-Fajr: 27-28)

Lalu ia meminta agar si pembaca ayat tersebut mengulangi kembali dan bertanya, "Berapa kali saya mengucapkan irjii." Ia pun pingsan lantaran takut kepada Allah Subhanahu wa Taala dan siksa-Nya. Ia bertobat kepada Allah Subhanahu wa Taala dan memperbaiki diri setelah itu. Maha benar Allah Subhanahu wa Taala yang telah berfirman: "Sekiranya Kami turunkan Alquran ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan ketakutannya kepada Allah." (QS. Al-Hayr: 21)

Zirarah bin Auf menjadi imam bagi orang banyak saat salat Subuh. Tatkala ia membaca ayat: "Maka apabila sangkakala ditiup, maka itulah hari yang serba sulit." (QS. Al-Muddatstsir: 8)

Maka, ia terjatuh dalam keadaan telah meninggal dunia. Semoga Allah Subhanahu wa Taala merahmatinya. Dan ketika firman Allah Subhanahu wa Taala berikut ini telah diturunkan: "Dan sungguh, Jahannam itu benar-benar (tempat) yang telah dijanjikan untuk mereka (pengikut setan) semuanya." (QS. Al-Hijr: 43)

Maka, Salman Al-Farisi radhiyallahu anhu menjerit satu jeritan, lalu ia meletakkan tangan di atas kepalanya dan pergi tak tentu arah selama tiga hari. [Sumber: Hiburan Orang-orang Shalih, 101 Kisah Segar, Nyata dan Penuh Hikmah, Pustaka Arafah]

Komentar

Embed Widget
x