Find and Follow Us

Selasa, 25 Juni 2019 | 05:01 WIB

Perintah Berdoa kepada Allah

Oleh : Quraniy | Senin, 11 Februari 2019 | 02:02 WIB

Berita Terkait

Perintah Berdoa kepada Allah
(Foto: ilustrasi)

DOA adalah ibadah. Karena ibadah harus berlandaskan dalil perintah melakukannya, maka dapat kita temukan dalil berupa perintah Allah agar kita berdoa kepadaNya.

Allah berfirman, "Berdoalah kepada-Ku, pasti akan Aku kabulkan" (QS. Al-Mumin : 60). Allah juga berfirman dalam surat Fathir ayat 15, "Hai manusia, kamulah yang sangat butuh kepada Allah; dan Allah Dialah yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) lagi Maha Terpuji." (QS. Fathir: 15).

Berkata Ibnu Katsir rahimahullah dalam kitab tafsirnya ketika menjelaskan firman Allah QS. Fathir ayat 15 di atas, "Seluruh makhluk amat butuh pada Allah dalam setiap aktivitasnya, bahkan dalam diam mereka sekali pun. Secara dzat, Allah sungguh tidak butuh pada mereka. Oleh karena itu, Allah katakan bahwa Dialah yang Maha Kaya lagi Maha Terpuji, yaitu Allah-lah yang bersendirian, tidak butuh pada makhluk-Nya, tidak ada sekutu bagi-Nya. Allah sungguh Maha Terpuji pada apa yang Dia perbuat dan katakan, juga pada apa yang Dia takdirkan dan syariatkan."

Satu dalil lain tentang perintah berdoa adalah firman Allah dalam Al Quran surat Al Araf ayat 55-56, "Mohonlah (berdoalah) kamu kepada Tuhanmu dengan cara merendahkan diri dan suara lembut, bahwasannya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas; dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah (Allah)memperbaikinya; dan mohonlah (berdoalah) kamu kepada Allah dengan rasa takut dan harapan (sangat mengharap); bahwasannya rahmat Allah itu sangat dekat kepada orang-orang, yang ihsan (orang-orang yang berbuat baik)."

Sedangkan bagi mereka yang tidak mau berdoa kepada Allah, Allah sebut mereka sebagai orang-orang yang menyombongkan diri karena tidak mau berdoa sebagai wujud beribadah kepadaNya. Allah berfirman, "Dan Rabbmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina." (QS. Al Mukmin: 60).

Sebenarnya kita pun mengakui bahwa berdoa atau memohon pertolongan hanya pada Allah. Setidaknya 17 kali dalam sehari semalam kita mengakui hal tersebut. Hal ini sebagaimana Allah firmankan dalam QS Al Fatihah "Sesungguhnya hanya kepadaMulah kami beribadah, dan hanya kepadaMulah kami memohon pertolongan". Sehingga menjadi naif juga ajaib bila pengakuan kita hanya sebatas pengakuan di mulut. Seolah tidak sadar diri ketika mengakuinya. Ini terbukti kita meninggalkan bedoa kepada Allah.

Allahu Alam.

Komentar

Embed Widget
x