Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 21 Maret 2019 | 02:21 WIB

Kesempurnaan Islam

Oleh : Quraniy | Kamis, 31 Januari 2019 | 02:02 WIB

Berita Terkait

Kesempurnaan Islam
(Foto: Ilustrasi)

"SESUNGGUHNYA agama yang diridhoi di sisi Allah hanyalah Islam," (QS. Ali Imran: 19). "Dan barangsiapa yang mencari selain Islam sebagai agama, maka tidak akan diterima dari padanya, dan ia di akhirat kelak termasuk orang-orang yang merugi." (Ali Imron: 85)."

Agama Islam termasuk agama langit/samawi. Yakni agama yang bersumber dari wahyu Ilahi. Agama yang hadir dari sisi Allah. Hadir dari Dzat yang Maha Kuasa dan Maha Mengetahui. Agama yang sempurna adalah pasti karena sumber asalnya adalah Allah.

Kesempurnaan agama Islam jelas dijamin oleh Sang Khalik. Agama Islam dibawa, disampaikan, dan diajarkan oleh utusanNya yang Dia jaga dari kesalahan, kekeliruan, dan kelalaian. Sehingga ajaran ini persis, presisi, sama dengan apa yang Allah kehendaki. Sempurna. Dan tetap sempurna.

Firman Allah Azza Wa Jalla, "Pada hari ini telah Aku sempurnakan untuk kalian agama kalian dan telah kusempurnakan nikmat-Ku bagi kalian dan Aku ridha Islam sebagai agama kalian." (Al Maidah : 3).

Berkenaan ayat ini Ibnu Katsir rahimahullah dalam Tafsirnya berkata, "Ini merupakan nikmat Allah yang terbesar bagi ummat ini, di mana Allah telah menyempurnakan bagi mereka agama mereka sehingga mereka tidak butuh kepada selain agama Islam dan tidak butuh kepada Nabi selain Nabi mereka shalawatullahi wasalaamu alaihi. Karena itulah Allah menjadikan Nabi ummat ini sebagai penutup para Nabi dan Allah mengutusnya untuk kalangan manusia dan jin, maka tidak ada perkara yang haram kecuali apa yang dia haramkan, dan tidak ada agama kecuali apa yang dia syariatkan. Segala sesuatu yang dia kabarkan adalah kebenaran dan kejujuran tidak ada kedustaan padanya dan tidak ada penyuluhan." (Tafsir Ibnu Katsir).

Alhasil Agama Islam yang benar dan sebenarnya adalah yang ada dan sesuai serta diamalkan pada zaman Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam. Mustahil Allah biarkan kesalahan terjadi pada agama ini lantaran kelalaian utusanNya. Dan pula Allah jadikan Rasulullah sebagai hamba yang amanah, jauh dari khianat. Maka apa yang shahih datang dari Nabi-Nya pastilah menjadi bagian agama Islam. Dan apa-apa yang terbukti tidak datang dari Nabi atau bukan datang dari Nabi-Nya, maka ia bukanlah bagian dari Islam.

Saat kemudian Allah wafatkan NabiNya maka artinya pula Allah tidak menyisakan urusan kebaikan (berupa agama/syariat) kecuali Allah telah sempurnakan. Karena risalaah (agama) ini membutuhkan penyampai (utusan/rasul) yang diutus oleh Allah, jadi bila Allah wafatkan Rasulullah, maka sungguh syariat telah sempurna. Tak perlu tambahan apapun bagi agama/syariat Islam. Semua yang ada pada syariat telah mencukupi bagi manusia. Karena risaalah ini datang dari Allah.

"Dan telah sempurna kalimat Rabb-mu (Al-Qur-an), (sebagai kalimat) yang benar dan adil " (Al-Anaam: 115). [*]

Komentar

Embed Widget
x