Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 22 Februari 2019 | 10:51 WIB

Doa Berserah Diri

Oleh : KH Abdullah Gymnastiar | Selasa, 5 Februari 2019 | 01:11 WIB

Berita Terkait

Doa Berserah Diri
(Foto: ilustrasi)

SEMOGA Allah Swt, Yang Maha Menatap senantiasa memberikan taufik dan hidayah-Nya kepada kita sehingga kita menjadi orang-orang yang senantiasa berserah diri hanya kepada-Nya. Sholawat dan salam semoga selalu terlimpah kepada sang suri teladan seluruh alam, Nabi Muhammad Saw.

Saudaraku, Rasulullah Saw mengajarkan kepada sebuah ucapan yang menjadi perbendaharaan surga. Kalimat itu adalah doa, "Laa haulaa walaa quwwata illaa billaah" yang artinya, "Tiada daya dan tiada upaya kecuali dengan pertolongan Allah".

Penting untuk kita pahami dan yakini bahwa doa ini adalah doa yang sangat disukai oleh Allah Swt. Karena doa ini sangat menunjukkan sebuah pengakuan bahwa kita ini tidak berdaya, bahwa hanya Allah Swt yang kuasa menjadikan kita memiliki kekuatan, memiliki daya sehingga kita bisa berupaya.

Sejujurnya, semakin kita yakin bahwa tubuh kita ini seperti karung saja, yang tiada memiliki arti, kecuali Allah Swt memberikan taufik dan hidayah-Nya. Jantung kita berdetak hanya karena pertolongan Allah. Darah kita mengalir hanya karena kemurahan Allah. Otak kita bisa berpikir hanya karena karunia Allah. Kita bisa melangkah, kita bisa berkreasi, berinovasi, semua adalah karena karunia Allah Swt.

Benar kita harus memiliki niat yang tulus. Benar kita harus menyempurnakan ikhtiar. Tetapi "Laa haulaa walaa quwwata illaa billaah" ini membuat kita tidak mudah putus asa, tidak mudah patah arang, dan selalu bisa segera bangkit kembali setelah sempat jatuh terpuruk. Mengapa? Karena kita yakin bahwa Allah Swt penguasa segala-galanya dan Allah Maha Menolong siapapun yang berserah diri, tawakal kepada-Nya.

Demikian juga manakala kita meraih keberhasilan dan kesuksesan. "Laa haulaa walaa quwwata illaa billaah" ini membuat kita tidak mudah terjerumus pada dosa kesombongan dan ketakaburan. Sebesar apaun kesuksesan yang kita raih, kita senantiasa meyakini bahwa semua itu tiada lain adalah karunia dari Allah Swt dan semua itu tidak lebih sekedar titipan dari Allah Swt.

Maka doa "Laa haulaa walaa quwwata illaa billaah" bisa membersihkan hati kita dari berbagai penyakit hati, membuat tauhid kita semakin lurus dan mantap. Kita bisa terhindar dari perbuatan syirik, yaitu menuhankan sesuatu selain Allah, baik itu bentuknya harta kekayaan, jabatan, atau yang lainnya.

Saudaraku, sesungguhnya berserah diri kepada Allah Swt itu bukan berarti hidup pasrah saja kepada keadaan tanpa melakukan ikhtiar. Tidak demikian. Akan tetapi berserah diri adalah menyerahkan apapun hasil dari ikhtiar kita kepada Allah Swt dalam hal apapun. Karena ikhtiar adalah kewajiban kita dan amal sholeh kita. Sedangkan apapun yang Allah takdirkan atas diri kita, itu adalah yang terbaik menurut Allah untuk kita. SubhaanAllah!

Umar bin Khaththab r.a meriwayatkan bahwasanya Rasulullah Saw pernah bersabda, "Seandainya kalian betul-betul bertawakal pada Allah, sungguh Allah akan memberikan kalian rezeki sebagaimana burung mendapatkan rezeki. Burung tersebut pergi pada pagi hari dalam keadaan lapar dan kembali sore harinya dalam keadaan kenyang."(HR. Ahmad, Tirmidzi, dan Al Hakim)

Mari kita memperkaya hati dan lisan kita dengan doa "Laa haulaa walaa quwwata illaa billaah". Agar setiap langkah dan perbuatan kita senantiasa dibimbing oleh Allah Swt. [smstauhiid]

Komentar

Embed Widget
x