Find and Follow Us

Minggu, 21 April 2019 | 11:59 WIB

Mengatasi Dengki dalam Berniaga

Oleh : KH Abdullah Gymnastiar | Minggu, 3 Februari 2019 | 01:11 WIB
Mengatasi Dengki dalam Berniaga
(Foto: Ilustrasi)

ALHAMDULILLAH! Segala puji hanya milik Allah Swt dan selalu kembali kepada-Nya. Semoga Allah Yang Maha Memberi Rezeki, menjadikan kita termasuk kepada golongan orang-orang yang bersih hati, jauh dari iri dan dengki. Sholawat dan salam semoga selalu terlimpah kepada Rasulullah Saw.

Saudaraku, salah satu ujian dalam perniagaan adalah ujian kedengkian. Terutama bagi mereka yang berjualan saling berdekatan padahal barang yang dijualnya tidak jauh berbeda. Jika kondisi ini dihadapi dengan keadaan hati yang kurang iman, maka akan rentan sekali menjadi lumbung dosa dan permusuhan.

Tetapi bagi orang yang bertauhiid, ia akan yakin bahwa hanya Allah yang kuasa membagikan rezeki. Ia akan terhindar dari hati yang kotor. Karena ia meyakini bahwa setiap orang yang berjualan itu sudah dilahirkan pasti satu paket dengan rezekinya masing-masing.

Jangankan toko atau warung-warung yang berdampingan dengan barang jualan yang hampir mirip, orang yang satu rumah saja, kakak beradik misalnya, pasti akan beda rezekinya. Jadi, memang tidak perlu ada kedengkian sebenarnya. Rezeki Allah tidak pernah meleset.

Lantas apa hikmahnya manakala kita sebagai penjual melihat ada pesaing dalam perniagaan kita? Hikmahnya adalah kita bisa lebih banyak belajar. Kalaupun nanti pesaing kita mendapatkan keuntungan dari perniagaannya, keuntungan yang melebihi keuntungan yang kita dapatkan, maka tidak masalah karena itu memang sudah rezekinya. Tidak boleh ada sakit hati, tidak perlu ada iri dan dengki.

Kita berlomba-lomba untuk mendapatkan ilmu dan pelajaran dari pesaing, supaya kita lebih baik dalam berbisnis di jalan Allah Swt. Hadirnya pesaing bukanlah untuk melahirkan perasaan tidak suka kepadanya, apalagi manakala ia mendapat keuntungan.

Pendengki itu susah melihat orang lain senang, dan senang melihat orang lain susah. Satu hal yang sangat perlu kita camkan adalah bahwa kedengkian kita kepada orang lain itu sama sekali tidak akan mengubah takdir Allah kepada orang tersebut. Kalau Allah memang mau memberi rezeki kepada seseorang, maka pasti sampai. Begitu pula kalau Allah mau memberi rezeki kepada kita, pasti sampai kepada kita.

Tidak ada siapapun dan apapun yang bisa menghalangi kehendak Allah Swt. Bersatunya jin dan manusia untuk menahan rezeki Allah terhadap kita, maka mereka tak bisa menahannya.

Orang yang beriman, tidak akan dikotori oleh kedengkian dalam berniaga. Rasulullah Saw bersabda, "Jauhkan diri kalian dari dengki, karena dengki akan memakan kebaikan-kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar." (HR. Abu Daud)

Saudaraku, marilah kita senantiasa luruskan niat dalam berniaga. Selalu bersyukur atas apa yang Allah berikan kepada kita. Dan, senang melihat orang lain mendapatkan rezeki dari Allah Swt. In syaa Allah kita akan selalu mendapatkan pahala-Nya. Mungkin kita belum mendapat keuntungan yang besar, tapi setiap hal kecil yang kita lalui dalam perniagaan haruslah menjadi amal sholeh, agar bernilai ibadah dalam penilaian Allah Swt. WAllahualam bishowab. [smstauhiid]

Komentar

x