Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 17 Januari 2019 | 07:15 WIB

Jadilah Hamba Allah yang Berbahagia

Oleh : Quraniy | Kamis, 29 November 2018 | 02:02 WIB

Berita Terkait

Jadilah Hamba Allah yang Berbahagia
(Foto: Istimewa)

BENAR kebahagiaan datang dari Allah. Namun kita tetap harus memintanya, dan kita mengusahakannya pula. Kebahagiaan bukanlah sesuatu berupa materi atau barang. Kebahagiaan letaknya di hati. Tidak berwujud, namun bisa dirasakan.

Tentu butuh usaha yang tidak sedikit dalam meraih kebahagiaan yang bukan berwujud benda ini. Sedangkan dalam hal mencari materi, kita banting tulang bekerja keras mengusahakannya. Apalagi untuk sesuatu yang tidak berwujud ini. Karena hakikatnya yang kita cari selama ini seluruhnya bermuara pada kebahagiaan. Kita bekerja, bergaul, berkreasi, dan lain-lain dalam rangka meraih kebahagiaan.

Bagaimana caranya agar kebahagiaan bisa muncul dalam hidup kita? Qanaah. Itu jawabannya. Mari simak beberapa tips agar kita bisa mewujudkan kebahagiaan melalui sifat qanaah.

Pertama, yang harus kita lakukan adalah menikmati yang ada, menikmati yang kita miliki. Menikmati yang kita miliki atau yang ada di hadapan kita, tidak akan bisa terwujud nyata bila kita tidak mengawalinya dengan bersyukur pada Allah. Sebab syukur akan menghadirkan rasa nikmat pada apa yang kita miliki. Jika selama ini kita memiliki satu atau banyak benda atau hal namun kita tidak merasa menikmatinya, jangan-jangan karena kita tidak mensyukurinya.

Kedua, kebahagiaan akan hadir melalui sifat qanaah bila kita tidak membanding-bandingkan dalam hal harta kita dengan harta orang lain yang lebih banyak. Pasti jiwa kita akan letih bila kita senantiasa membanding-bandingkan harta yang kita punya dengan orang lain. Pikiran kita pun stress. Hati akan gundah dan galau tak berkesudahan. Kelelahan pun mendera fisik kita karena dituntut lebih keras dalam bekerja memenuhi harta. Semua karena kita melihat orang lain memiliki lebih baik atau lebih banyak daripada yang kita miliki.

Ketiga, selalu melihat ke bawah dalam urusan duniawi. Bila pun kita mau membandingkan materi yang kita punya, maka bandingkanlah dengan orang lain yang memiliki materi di bawah kita. Bila kita memiliki rumah, maka bandingkan dengan orang yang memiliki rumah yang tak seluas rumah kita. Atau bandingkan dengan orang yang masih mengontrak. Selalu melihat ke bawah, InsyaAllah akan membuat kita senantiasa bersyukur dan memiliki kelapangan jiwa.

Keempat, dahulukan kesabaran dan husnuzhzhan dalam menghadapi masalah. Ada tipe orang yang selalu khawatir, grasa grusu dan panik saat menghadapi setiap masalah yang menerpanya. Padahal ada orang yang kalem ketika menghadapi masalah yang notebenenya masalahnya sama dengan yang ia hadapi. Kesabaran dan mawas diri dalam menghadapi dan menyelesaikan setiap masalah akan menghadirkan ketenangan dan kebahagiaan pada jiwa kita.

Demikianlah diantara cara mengatur diri kita untuk mencapai kebahagiaan hidup. Kebahagiaan hanya bisa kita peroleh bila kita mau mengatur atau melatih diri kita untuk mencapainya. Kebahagiaan bukan hak orang berada atau orang kaya semata. Setiap orang bisa memiliki kebahagiaan karena bahagia tidak diukur dengan materi. [*]

Komentar

Embed Widget
x