Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 17 Februari 2019 | 10:22 WIB

Dunia Hanya Main-main dan Gurauan Belaka (1)

Selasa, 30 Oktober 2018 | 08:00 WIB

Berita Terkait

Dunia Hanya Main-main dan Gurauan Belaka (1)
(Foto: Istimewa)

"DAN tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?" (QS. Al-An-nam [6]: 32)

Gambaran Al-Qur'an tentang kehidupan dunia sebagai permainan dan gurauan adalah sangat tepat. Layaknya sebuah permainan dan gurauan, maka siapa pun yang terlibat di dalamnya sering kali lupa diri, lupa waktu dan lupa segala-galanya.

Permainan dan gurauan itu mengasyikkan dan sering kali melenakan. Jika kita tengah menikmati sebuah permainan dan gurauan, maka tidak jarang kita melalaikan hal-hal yang terjadi di sekitar kita, kita abaikan semua yang tidak berhubungan dengan permainan dan gurauan kita, kita asyik dengan diri kita sendiri. Hingga kemudian kita baru tersadar ketika ada yang mengingat kita bahwa waktu sudah beranjak demikian cepat, sementara banyak hal penting yang harus kita kerjakan masih terbengkalai. Kita pun menyesal dengan apa yang telah kita lakukan sekian lama, yang ternyata tidak memberi manfaat apa pun dalam diri kita.

Begitulah gambaran kehidupan dunia yang sesungguhnya. Betapa banyak orang yang hidup di dunia ini hanya disibukkan dengan bekerja sepanjang hari; pagi, siang, sore, malam, mereka habiskan hanya untuk mengejar kesuksesan duniawi. Mereka menumpuk kekayaan, menimbun pundi-pundi harta dengan dalih untuk kehidupan masa depan. Mereka kejar kesuksesan materi, penghargaan dari manusia, serta pujian orang-orang di kanan-kirinya. Tidak jarang, untuk dapat mencapai keinginannya tersebut mereka halalkan segala cara. Mereka tidak peduli apakah yang dilakukannya bertentangan dengan ajaran agama dan norma-norma sosial di masyarakat ataukah tidak. Satu hal yang ada di benak mereka, bagaimana caranya agar kesuksesan duniawi dapat mereka raih; kelimpahan materi, kedudukan, dan jabatan yang tinggi serta sanjung dan puji di kanan-kiri. [didi juanedi]/bersambung...

baca juga bagian 2

Komentar

Embed Widget
x