Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 16 November 2018 | 16:44 WIB

Ulama Ini Terjebak Riya Ketika Salat Berjemaah

Rabu, 24 Oktober 2018 | 10:00 WIB

Berita Terkait

Ulama Ini Terjebak Riya Ketika Salat Berjemaah
(Foto: ilustrasi)

DICERITAKAN ada seorang ulama salaf yang selalu salat di shaf terdepan. Suatu hari ia terlambat sehingga ia terpaksa salat di shaf kedua. Di dalam benaknya terbersit rasa malu kepada jemaah yang lain (karena dia terlambat).

Maka pada saat itulah ia menyadari bahwa sebenarnya kesenangan dan ketenangan hatinya ketika salat di shaf terdepan adalah karena ingin dilihat orang lain.

Saudaraku, masalah ikhlas memang sulit, sehingga sedikit pula orang yang tertarik terhadapnya, kecuali mereka yang mendapat taufik (pertolongan dan kemudahan) dari Allah.

Sedangkan orang yang lalai akan masalah ikhlas ini senantiasa melihat pada nilai kebaikan yang pernah ia lakukan. Padahal kebaikannya itu kelak di hari kiamat tidak akan bernilai apa-apa, bahkan berubah menjadi keburukan.

Dan itulah orang yang dimaksudkan Allah dalam Firman-Nya: "Dan jelaslah bagi mereka azab dari Allah yang belum mereka perkirakan. Dan jelaslah bagi mereka keburukan apa yang pernah mereka perbuat" (QS Az-Zumar ayat 47-48)

Dan Firman-Nya pula : "Katakanlah: Apakah akan kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya? Yaitu orang-orang yang sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka telah berbuat sebaik-baiknya" (QS Al-Kahfi ayat 103-104)

Berkata Yaqub: "Orang ikhlas adalah orang yang merahasiakan kebaikannya, sebagaimana ia merahasiakan keburukannnya."

Dalam sebuah riwayat dikatakan bahwa pernah ditanyakan suatu perkara kepada Suhail: "Apakah yang paling berat bagi nafsu manusia?" Ia menjawab: "Ikhlas, sebab memang nafsu tidak pernah memiliki bagian dari ikhlas."

Al-Fudhail berkata: "Meninggalkan amal karena manusia adalah riya, dan beramal karena manusia adalah syirik. Dan ikhlas adalah apabila Allah menyelamatkan kamu dari keduanya."

Pendapat lain mengatakan : "Berbuat ikhlas sesaat berarti keselamatan seabad, akan tetapi ikhlas itu berat."

Semoga Allah menjaga niat, amal dan ibadah kita murni dalam keikhlasan kepada-Nya. Aamiin. []

Komentar

Embed Widget
x