Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 16 November 2018 | 16:24 WIB

Bisikan Hati, Antara Kebajikan dan Kejahatan

Sabtu, 20 Oktober 2018 | 06:00 WIB

Berita Terkait

Bisikan Hati, Antara Kebajikan dan Kejahatan
(Foto: Ilustrasi)

HATI itu seperti sebuah istana yang banyak memiliki pintu, dan setiap pintu itu memiliki pesona tersendiri.

Hati juga juga seperti sebuah bangunan, di mana panah-panah dibidikan kepadanya dari berbagai arah. Hati itu pun seperti sebuah cermin, di mana berbagai gambar dicerminkan di atasnya dan gambar demi gambar jatuh di atasnya.

Hati juga seperti sebuah sumur, di mana air akan masuk ke dalam sumur itu melalui pipa-pipa atau saluran-saluan dari berbagai sumber air, seperti air sungai, air hujan, dan sebagainya. Kelima pancaindera diibaratkan pipa-pipa terbuka bagi hati, dan pipa-pipa tersembunyi bagi hati adalah watak dan akhlak manusia tersusun dari hawa nafsu, amarah dan sebagainya. Jadi, apa pun yang diperoleh dengan pancaindera akan membekas di dalam hati. Begitu pula, nafsu syahwat yang bergelora karena terlalu banyak makan dan minum akan berpengaruh juga terhadap hati.

Karena itu, hati berubah-ubah pula dari satu keadaan ke keadaan lainnya. Pengaruh atas hati ini disebut 'khawatir' atau bisikan-bisikan hati dan pada gilirannya bisikan-bisikan itu menggerakkan kemauan, cita-cita atau niat. Lalu niat itu dapat menggerakkan anggota badan.

Bisikan-bisikan hati yang menggerakan niat terbagi menjadi dua: kebajikan dan kejahatan. Bisikan hati untuk berbuat kebajikan disebut ilham, dan bisikan hati untuk berbuat kejahatan disebut was-was atau bisikan setan. [imam al-ghazzali]

Komentar

Embed Widget
x