Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 19 Oktober 2018 | 07:08 WIB

Salat di Gereja Kenapa tidak?

Rabu, 10 Oktober 2018 | 06:00 WIB

Berita Terkait

Salat di Gereja Kenapa tidak?
(Foto: Ilustrasi)

TIDAK sedikit yang bertanya apakah boleh seorang Muslim melaksanakan salat di gereja apabila tidak menemukan tempat masjid atau musala?

Misalnya, saat seorang Muslim berada di negara-negara yang mayoritas berpenduduk nonmuslim.

Menurut Jabir bin Abdullah, "Rasulullah saw bersabda: "Aku diberikan lima perkara yang tidak diberikan kepada seorangpun dari Nabi-Nabi sebelumku; aku ditolong melawan musuhku dengan ketakutan mereka sepanjang sebulan perjalanan, bumi dijadikan untukku sebagai tempat sujud dan suci; maka dimana saja seorang laki-laki dari umatku mendapati waktu salat hendaklah ia salat" (HR. Bukhari Muslim).

Dari hadis tersebut bisa mengambil kesimpulan bahwa seluruh bumi merupakan masjid bagi seorang Muslim. Maka baginya boleh melaksanakan salat di situ. Meskipun lebih afdalnya mencari tempat yang lebih baik (masjid/musala).

Tapi apabila dia tidak menemukan tempat untuk salat kecuali tempat-tempat tersebut, maka sesungguhnya seluruh bumi adalah milik Allah swt dan merupakan masjid bagi setiap Muslim.

Umar ra hampir salat di kanisah qiyamah (gereja di quds) ketika dikatakan kepadanya: Salatlah, maka dia berkata: Tidak. Saya tidak salat di sini sampai tidak ada seorang muslimin pun datang setelahku. Dan mereka mengatakan: Di sini Umar ra salat dan menjadikannya masjid untuk muslimin.

Umar ra mengatakan seperti itu karena dia takut akan perkara ini, bukan karena gereja tersebut (haram untuk dijadikan tempat salat).

[Fatawa muashirah, DR. Yusuf Qardlawi, juz 1 hal 225, Darul Qalam, cetakan 2, 2011 M/ Syari'ah Islam Online] []

Komentar

Embed Widget
x