Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 19 Oktober 2018 | 07:13 WIB

Kekuatan Fokus

Oleh : KH Abdullah Gymnastiar | Kamis, 4 Oktober 2018 | 01:11 WIB

Berita Terkait

Kekuatan Fokus
(Foto: Ilustrasi)

ALHAMDULILLAH. Segala puji hanyalah milik Allah Swt. Dialah Dzat yang Maha Menciptakan segala yang ada di alam semesta. Dialah Dzat yang Maha Sempurna pengaturan-Nya, sehingga segala ciptaan-Nya berjalan teratur tanpa ada yang bisa mengatur kecuali Dia. Sholawat dan salam semoga selalu terlimpah kepada baginda nabi Muhammad Saw.

Saudaraku, kita tentu mengenal kaca pembesar atau lup. Saat sekolah dahulu kita pernah bereksperimen menggunaan benda tersebut untuk memanaskan kertas atau daun kering. Dengan meletakkannya di bawah sinar matahari, ia akan memantulkan titik energi panas kepada kertas atau daun kering tersebut. Setelah dibiarkan agak lama secara fokus, maka pada kertas atau daun kering itu akan muncul asap dan lama-kelamaan akan timbul api.Maasyaa Allah!

Inilah salah satu eksperimen kecil untuk membuktikan kebesaran Allah Swt. Eksperimen tersebut memberikan pelajaran penting bagi kita, bahwa menakjubkannya efek yang ditimbulkan dari kekuatan fokus.

Satu lagi dari tanda kebesaran Allah Swt adalah tetesan air yang menimpa bongkahan batu besar. Tetesan air yang sangat kecil itu akhirnya bisa membuat bongkahan batu besar dan keras itu menjadi cekung bahkan berlubang. Tetesan air yang jatuh terus-menerus pada satu titik yang sama lama kelamaan menghasilkan sesuatu hal yang luar biasa.

Inilah gambaran dari kekuatan fokus. Rasulullah Saw bersabda, "Amalan yang paling dicintai Allah Taala adalah amalan yang kontinu walaupun itu sedikit."(HR. Muslim) Dalam keterangan lain disebutkan bahwa Alqomah pernah bertanya kepada Ummul Muminin, Siti Aisyah ra, "Wahai Ummul Muminin, bagaimanakah Rasulullah Saw dalam beramal, apakah beliau mengkhususkan hari-hari tertentu untuk beramal?" Aisyah menjawab,"Tidak. Amalan beliau adalah amalan yang kontinu (rutin dilakukan). Siapa saja di antara kalian pasti mampu melakukan yang beliau Saw lakukan."(HR. Muslim)

Saudaraku, seringkali kita merasakan hadirnya semangat yang menggebu di dalam hati kita, semangat untuk beribadah. Misalnya bersedekah. Mungkin kita pernah bersemangat untuk mengeluarkan harta yang banyak dalam ukuran kita. Namun, sayangnya hanya sekali itu saja atau sangat jarang kita lakukan. Padahal, yang terpenting dalam penilaian Allah Swt bukanlah nominal sedekahnya, melainkan keikhlasan dan kontinuitasnya. Ikhlas hanya mengharap ridho Allah Swt dan rutin kita lakukan, inilah yang dicintai oleh Allah Swt dan akan bernilai besar di hadapan-Nya.InsyaaAllah.

Begitu juga dalam urusan duniawi kita, dalam pekerjaan kita. Tidak setiap cita-cita dan rencana akan berjalan mulus sesuai harapan kita. Tentu akan banyak rintangan, baik besar maupun kecil. Namun, bagi siapa yang fokus dengan cita-citanya, fokus dalam usaha dan doanya,insyaaAllahtakdir terbaik akan ia capai.

Fokuslah dalam mengejar urusan akhirat. Fokuslah dalam mengurus urusan dunia. Karena keduanya adalah sarana ibadah kepada Allah Swt.WAllahualam bishowab. [smstauhiid]

Komentar

Embed Widget
x