Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 19 September 2018 | 11:54 WIB

Kapan Kita Harus Konsultasi Kepada Allah?

Oleh : KH Ahmad Imam Mawardi | Kamis, 6 September 2018 | 04:00 WIB

Berita Terkait

Kapan Kita Harus Konsultasi Kepada Allah?
(Foto: Istimewa)

SEORANG isteri marah besar setelah tahu bahwa suaminya adalah orang yang "dingin" tidak seceria dirinya, tidak "seheboh" gaya hidupnya yang ramai dan setengah urakan. Dia merasa tak cocok dengan suami pilihan orang tuanya itu. Dia menyesal telah memasrahkan urusan jodoh kepada kedua orang tuanya setelah gagal berpacaran 13 kali.

Tiga bulan 7 hari dia lampaui pernikahan itu, diapun marah pada sang suami: "Suami macam apa kamu, tak suka musik, tak suka seni, tak suka sastra. Lalu apa yang kau suka dalam hidup ini? Kering kerontang hidup ini." Sang suami menjawab pelan: "Yang kusuka cuma kamu." Sang isteri bingung dan kaget dengan jawaban itu.

Suatu hari, sebuah keluarga begitu berbahagia saat puteri satu-satunya dilamar orang terkaya di daerahnya. Tanpa banyak pertimbangan diterimalah lamaran itu. Setelah 1 tahun tunangan, anak orang kaya itu pindah ke lain hati. Putuslah ikatan pernikahan itu. Mereka galau tingkat tinggi. Malu bertemu banyak orang dan terasa hancur hatinya. Satu-satunya tempat yang mereka sukai sebagai berkumpul hanyalah masjid, tempat yang tak banyak orang bergossip.

Tujuh bulan berikutnya, muadzin (tukang adzan) di masjid itu yang hidupnya sederhana bahkan cenderung miskin jatuh hati pada puteri keluarga yang putus tunangan itu. Saat melamarnya, sekeluarga itu langsung berkata: "Kami istikharah dulu ya Mas."

Sahabat dan saudaraku, ada kecenderungan besar di kalangan kita untuk lebih percaya pada kalkulasi pikiran sendiri ketimbang pilihan Allah. Saat perhitungan kita menyatakan untung atau bagus dan nyaman lalu kita berkata: "sudah pasti tak usah istikharah." Sementara saat menurut kalkulasi pikiran kita merugikan dan tak mengenakkan lalu kita merasa butuh istikharah.

Istikharah adalah memohon pilihan terbaik dari Allah. Istikharah adalah mengkonsultasikan urusan dengan Allah. Shalat istikharah adalah shalat memohon pilihan. Harusnya, kita selalu memohon pilihan kepadaNya dan mengkonsultasikan urusan kita kepadaNya. Yang tampak baik belum tentu baik, yang diduga tak baik mungkin saja adalah baik. Bukankah kemampuan mata melihat dan telinga mendengar itu terbatas? Salam, AIM. [*]

Komentar

Embed Widget
x