Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 10 Desember 2018 | 06:51 WIB

Setan Kencingi Orang yang Tidur Larut Malam

Sabtu, 1 September 2018 | 10:00 WIB

Berita Terkait

Setan Kencingi Orang yang Tidur Larut Malam
(Foto: ilustrasi)

SETAN punya misi untuk menyesatkan manusia. Dengan keistimewaan tidak dapat dilihat oleh manusia, setan dari golongan jin memiliki banyak cara untuk menjalankan misi tersebut. Baik dengan bisikan, membuat buhul/ikatan, hingga mengencingi manusia.

Tentu, tidak semua orang bisa dikencingi oleh setan. Sabda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam ini menjelaskan siapa saja yang dikencingi oleh setan. Dari Ibnu Masud radhiyallahu anhu, beliau mengatakan bahwa disebutkan kepada Nabi shallallahu alaihi wasallam bahwa ada seorang laki-laki yang tidur semalaman hingga waktu pagi (kehilangan waktu Subuh), maka Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda,

"Laki-laki itu telah dikencingi setan pada telinganya" (HR. Al Bukhari dan Muslim)

Mungkin ada sebagian ulama yang menafsirkan hadis ini dengan mengatakan bahwa mengencingi tersebut merupakan majaz yang berarti setan gembira dan merayakan keberhasilannya melihat orang tidak bisa salat Subuh. Namun, ketika menjelaskan hadis ini dalam Syarh Shahih Muslim, Imam An Nawawi membawakan penjelasan Al Qadhi Iyadh bahwa ia memahami hadis ini secara tekstual. Bahwa setan benar-benar mengencingi telinga orang tersebut.

Lalu, mengapa tidak terlihat bekasnya? Wallahu alam. Jika setan saja tidak bisa diindra, maka kencingnya juga tidak bisa diindra. Warnanya tidak tampak, basahnya tidak terasa, baunya tidak dapat diidentifikasi dengan hidung manusia.

Kita pastilah tidak suka dengan kencing sembarangan. Apalagi dikencingi. Sebab dikencingi adalah sebuah tindakan penghinaan dan merendahkan. Orang yang dikencingi orang lain, ia adalah orang yang paling lemah dan seakan-akan tidak memiliki harga diri. Pun dengan dikencingi setan. Martabatnya jatuh, derajatnya rubuh, izzahnya luruh.

Kita pastilah tidak suka setan. Apalagi dikencingi setan. Tetapi itu bisa terjadi setiap hari jika kita bangun terdahului matahari. Atau bahkan kita bangun tak bisa mengejar fajar. Sebab sebagian ulama menafsirkan orang yang dikencingi setan adalah orang yang bangunnya terlambat hingga tak dapat menunaikan salat Subuh berjemaah. Sebagian ulama lainnya menafsirkan orang yang dikencingi setan adalah orang yang bangunnya ketika matahari telah terbit sehingga ia kehilangan waktu Subuh.

Bagaimana caranya agar tidak dikencingi setan? Caranya adalah dengan bangun sebelum Subuh. Pasti tidak dikencingi setan. Kalaupun terlambat sedikit, bangunlah di waktu yang memungkinkan untuk menunaikan Subuh berjemaah. Ya Allah mudahkanlah kami untuk salat Subuh berjemaah dan jauhkanlah kami dari kencing setan. [bersamadakwah]

Komentar

Embed Widget
x