Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 16 November 2018 | 10:33 WIB

Yang Paling Mahal dan Langka Saat Ini

Oleh : KH Ahmad Imam Mawardi | Selasa, 4 September 2018 | 00:09 WIB

Berita Terkait

Yang Paling Mahal dan Langka Saat Ini
(Foto: ilustrasi)

APAKAH yang paling langka dan paling mahal pada masa kini? Salah satu jawaban yang ada di benak saya adalah "KABAR BERITA YANG OBYEKTIF DAN VALID."

Dekade terakhir ini, ruang media dipenuhi oleh berita hoax, fake, atau palsu. Bentuknya bisa beragam mulai dari pembesar-besaran masalah kecil sampai pada pengecil-kecilan masalah besar, mulai dari pencitraan sampai pada pembunuhan karakter, mulai dari penambahan berita sampai pada pengurangan berita.

Berita hoax atau fake itu merambah ke semua lapisan media, lokal dan internasional, di desa dan di kota, media cetak atau visual, bahkan di majelis-majelis pengajian dan kalangan dunia akademikpun ia masuk. Cek saja group WA majelis kajian, group WA kampus dan para cendekiawan. Tentu, pengirimnya adalah mereka yang terbiasa dengan prinsip kerja intelektual yang semuanya didasarkan pada referensi dan penelusuran.

Apa dampaknya? Masyarakat menjadi bingung memilih opsi kehidupan. Menjadi tak jelas bagi mereka mana yang benar-benar baik dan mana yang betul-betul benar. Pada puncaknya, kebingungan massa ini akan berujung pada lerusuhan massal. Begitu rusaknya efek berita hoax. Begitu berdosanya para pembuat dan penyebar hoax itu.

Pada tahun politik ini, di negeri kita, kontestasi politik yang mulai tak sehat sangat berpotensi menyuburkan berita tak benar dan tak layak baca. Kita sangat butuh media yang netral dan tidak memihak yang mau menyajikan berita dan fakta berimbang serta apa adanya. Tapi apa ada? Semua butuh uang, semua bisa dibeli dengan uang dan semuanya bekerja untuk uang. Namun, saya masih percaya bahwa masih banyak awak media yang sehat badan dan sehat hati yang berpikir untuk kemaslahatan bersama.

Lebih kita butuhkan adalah para ulama, para tokoh dan para cendekiawan yang sejuk, santun dan bijak yang mau bekerja untuk mematahkan kabar berita hoax itu dan menunjuki masyarakat pada berita yang benar sehingga jalan hidup berbangsa dan bernegara ini tetap di jalur yang benar.

Kalau yang paling mahal adalah berita yang benar, maka tokoh yang paling mulia adalah tokoh yang berpihak pada kebenaran. Kalau berita hoax adalah sampah yang dipoles sehingga tampak sebagai kebenaran, maka tokoh hoax adalah tokoh yang tak berkepribadian baik yang dipoles sehingga tampak sebagai tokoh idola. Tidak semua yang berwarna kuning itu emas. Telitilah dan waspadalah. Salam, AIM. [*]

Komentar

Embed Widget
x