Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 19 September 2018 | 11:53 WIB

Dua Waktu Berpahala dan Mulia Berhubungan Intim

Rabu, 29 Agustus 2018 | 13:00 WIB

Berita Terkait

Dua Waktu Berpahala dan Mulia Berhubungan Intim
(Foto: ilustrasi)

SUAMI bisa menjimak istrinya kapanpun kecuali pada waktu-waktu yang memang dilarang oleh agama. Tapi, ada waktu-waktu tertentu yang dapat melimpahkan pahala dan kemuliaan saat berjimak dengan istri. Seperti halnya menurut M. Fauzil Adhim ada dua waktu yang akan mendatangkan kemuliaan yang lebih saat melakukannya.

Pertama, saat suami pulang dari bepergian jauh dan pada waktu yang cukup lama. Tentunya, dua insan yang sudah sah menikah ini akan saling merindu satu sama lain. Maka, curahkanlah rasa rindu di antara suami istri salah satunya dengan berjimak.

Kedua, saat suami mendadak pulang dari suatu tempat karena terangsang berahinya ketika ia berada di luar rumah. Maka, tidak boleh ditunda lagi suami istri harus segera berjimak agar terhindar dari dosa besar salah satunya zina.

Menurut At-thihami dalam kitab "Qurratul Uyun" jimak yang utama dilakukan pada saat permulaan waktu malam. Karena, dengan begitu akan terdapat waktu yang panjang untuk mandi junub. Sedangkan jika jimak dilakukan pada akhir malam, maka waktu untuk mandi junub sangat sempit dan akan mengakibatkan tertinggalnya salat subuh berjemaah.

Dan jika jimak dilakukan di akhir malam, tentunya akan dilakukan usai tidur. Hal yang demikian ini pasti akan terjadi bau mulut yang tidak sedap sehingga dikhawatirkan akan mengurangi gairah berjimak dan menimbulkan rasa jijik. []

Komentar

Embed Widget
x