Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 17 Desember 2018 | 01:35 WIB

Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Menikah

Jumat, 24 Agustus 2018 | 10:00 WIB

Berita Terkait

Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Menikah
(Foto: Ilustrasi)

PERTAMA, sebelum masuk ke jenjang pernikahan, anda dan calon anda memiliki kebebasan untuk melanjutkan atau membatalkan hubungan. Tanpa ada ikatan sama sekali. Lebih-lebih, jika masing-masing memiliki alasan untuk tidak melanjutkan ke jenjang pernikahan. Akan tetapi, jika anda masih memiliki ketertarikan dengan calon istri anda, anda bisa tetap melanjutkan hubungan sampai jenjang pernikahan.

Kedua, sebelum masuk ke jenjang pernikahan, anda harus memastikan dua hal pada calon istri anda:

1. Rahimnya harus bersih. Jika hamil maka ditunggu sampai melahirkan, jika tidak sampai hamil maka ditunggu sampai haid sekali. Selama tidak ada kepastian tentang dua hal ini maka anda tidak diperkenankan menikah dengan wanita tersebut. Hati-hati, terkadang ada wanita yang menyembunyikan kehamilannya dengan lelaki lain, agar dinikahi untuk menutupi aibnya.

2. Calon istri anda harus betul-betul bertobat dari perbuatan nista yang pernah dia lakukan dengan kekasihnya yang dulu. Selama belum betul dan serius bertobat maka status wanita tersebut masih dianggap sebagai wanita pezina, dan status ini baru bisa hilang jika dia bertobat.

Hal ini perlu kami tegaskan, mengingat kita dilarang menikah dengan wanita pezina, sebagimana Firman Allah dalam Alquran, yang artinya,

"Lelaki pezina tidak boleh menikah kecuali dengan wanita pezina atau wanita musyrik. Wanita pezina tidak boleh dinikahi kecuali oleh lelaki pezina atau lelaki musyrik. Dan hal itu diharamkan untuk orang yang beriman." (QS. An-Nur: 3).

Untuk bisa mengetahui apakah dia bertobat ataukah belum, anda bisa melihat perubahan sikapnya, seperti sedih, marah jika diungkit-ungkit, sangat malu jika mengingat perbuatan nistanya, berusaha melupakan kekasihnya yang dulu, dan seterusnya.

Ketiga, jika anda tetap melajutkan hubungan ke jenjang pernikahan, dan calon anda sudah bertobat, selanjutnya jangan lagi mengungkit-ungkit masa lalunya. Karena orang yang sudah bertobat itu seperti orang yang tidak pernah melakukan dosa.

Keempat, carikan lingkungan yang baik dan teman yang baik untuk istri anda (jika sudah menikah), agar menjadi wanita salehah. Perintahkan dia untuk berjilbab dan menutup aurat. Semoga ini bisa mengubah kepribadiannya.

Allahu alam. [Ustaz Ammi Nur Baits]

Komentar

Embed Widget
x