Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 21 September 2018 | 13:37 WIB

Fokus Hari Ini: Jalani dan Nikmati

Oleh : KH Ahmad Imam Mawardi | Jumat, 10 Agustus 2018 | 03:30 WIB

Berita Terkait

Fokus Hari Ini: Jalani dan Nikmati
(Foto: ilustrasi)

BERTEBARAN kata mutiara dari para ulama dan hukama tentang tentang tiga hari dalam kehidupan: hari kemarin, hari ini dan hari esok. Rupanya, kata mutiara itu sangat terkenal dan menggugah seorang penulis hebat bernama Eckhart Tolle menulis buku berjudul: "The Power of Now: A Guide to Spiritual Enlightenment"

Tolle betul-betul menekankan perlunya "living in the moment," fokus pada masa kini dan tidak membiarkan masa lalu serta masa depannya sebagai kabut penghalang sinar bahagia saat ini. Fokuslah pada keindahan dan cinta yang ada di sekitar kita, jalani dan nikmati bagai masa lalu kita saat kecil dulu.

Saat kita masih kecil, semua hari adalah kebahagiaan. Sementara saat kita sudah dewasa dan tua seperti saat ini, begitu banyak masalah masa lalu menghalangi kita menikmati hari ini sebanyak masa depan yang rencana memusingkan kita saat ini. Lalu kapan kita bisa bahagia?

Lalu apa yang membedakan dunia saat kita kecil dan dunia saat dewasa kini? Dunianya sama saja. Yang membedakan adalah bahwa dunia kita kini dipenuhi banyak tugas, kewajiban meeting, keharusan menepati janji, tuntutan deadline penyerahan tugas dan lain sebagainya. Berbeda kan dengan masa kecil kita dulu, saat bebas berenang di sungai, bebas bermain layang-layang dan menikmati mainan petak umpet serta gobak sodor.

Kita semua sebenarnya paham semua bahwa "The past is past and the future is not here, and may not ever come." (Masa lalu adalah masa lalu, masa depan belum di sini dan bahkan mungkin tak akan pernah datang). Lantas mengapa kita korbankan masa kini karena terlalu peduli pada dua masa itu?

Lalu ada yang bertanya: "Bagaimana bisa menikmati hidup saat ini sementara masalah yang ada juga ada mada masa kini? Dan masalah itu sepertinya tak ada jalan keluar." Tolle, sang penulis buku menasehati kita: "When there is no way out there is still always a way through... " AIM, penulis status ini, mengutip dawuh para guru: "Tak mungkin ada gembok yang tak punya kunci pembuka." Jalani dan nikmati.

Tak adakah uraian penjelas tips menikmati hari ini? Ada. Ikuti training "SENI MENIKMATI HARI INI: SELAMAT TINGGAL DERITA SELAMAT DATANG BAHAGIA" di Pondok Pesantren Kota Alif Laam Miim Surabaya. Salam Pagi, AIM, Pengasuh. [*]

Komentar

Embed Widget
x