Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 19 Oktober 2018 | 02:52 WIB

Al Mujiib

Oleh : KH Abdullah Gymnastiar | Selasa, 31 Juli 2018 | 01:11 WIB

Berita Terkait

Al Mujiib
(Foto: Ilustrasi)

ALHAMDULILLAH. Segala puji hanya milik Allah dan hanya kembali kepada-Nya, Dzat yang telah menciptakan alam semesta dengan segala isinya. Dialah Allah yang menjaga, memelihara dan menjamin rezeki seluruh makhluk. Sholawat dan salam semoga selalu terlimpah kepada baginda nabi Muhammad Saw.

Salah satu asma Allah adalah Al Mujiib, Allah Yang Maha Mengabulkan. Allah Swt berfirman, "..Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran." (QS. Al Baqoroh [2] : 186)

Saudaraku, berdoa kepada Allah adalah bukti bahwa kita benar-benar membutuhkan-Nya dan bergantung hanya kepada-Nya. Karena apalah arti kita ini jika tidak ada pertolongan-Nya. Berdoa adalah bentuk ibadah. Seseorang yang tidak mau berdoa kepada Allah, artinya ia telah bersikap sombong, seolah segalanya bisa selesai di tangannya sendiri.

Oleh karena itu, berdoalah. Memohonlah kepada Allah dengan bahasa apa saja yang kita mampu, karena sesungguhnya setiap bahasa adalah ciptaan Allah. Namun, jika kita mampu berdoa dengan bahasa Al Quran, yaitu bahasa Arab, maka itu lebih utama karena ia merupakan bahasa kalam Allah Swt. Rasulullah Saw. telah banyak mengajarkan doa-doa apa saja, maka alangkah lebih baiknya jika kita mengikuti cara beliau dalam berdoa, karena sesungguhnya setiap sikap dan ucapan Rasulullah Saw. ada dalam bimbingan Allah Swt.

Berdoalah, karena sesungguhnya Allah Al Mujiib, Maha Mengabulkan. Rasulullah Saw. bersabda, "Sesungguhnya Allah Maha Pemalu dan Maha Pemurah. Allah malu jika ada hamba-Nya yang menengadahkan tangan (memohon kepada-Nya) lalu Dia mengembalikannya dalam keadaan kosong dan hampa." (HR. Abu Daud, Tirmidzi)

Mungkin, ada sebagian orang yang mengeluh karena merasa doanya tidak juga dikabulkan. Percayalah, sesungguhnya tidak demikian. Karena banyak cara Allah memenuhi kebutuhan kita. Memang tidak setiap keinginan kita bisa terpenuhi, karena apa jadinya dunia ini jika setiap keinginan manusia terpenuhi. Akan tetapi, tentang kebutuhan manusia, Allah-lah yang paling mengerti. Inilah yang seringkali luput dari ingatan manusia sehingga manusia hanya fokus pada keinginan yang belum terpenuhi dan lupa pada kebutuhan yang selama ini terus terpenuhi, sehingga lupa pula mensyukurinya.

Rasululloh Saw. bersabda, "Tiada seorang berdoa kepada Allah dengan suatu doa, kecuali dikabulkanNya, dan dia memperoleh salah satu dari tiga hal, yaitu dipercepat terkabul baginya di dunia, disimpan (ditabung) untuknya sampai di akhirat, atau diganti dengan mencegahnya dari musibah (bencana) yang serupa." (HR. Thabrani)

Demikianlah, betapa besar kasih sayang Allah kepada kita. Allah kabulkan doa kita dengan cara-Nya yang luar biasa, sesuai dengan apa yang kita butuhkan. Semoga kita menjadi hamba-hamba Allah yang semakin mengenal dan dekat dengan-Nya. Aamiin yaa Robbal aalamiin.[smstauhiid]

Komentar

Embed Widget
x