Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 16 Agustus 2018 | 19:27 WIB

Refreshing sebagai Kebutuhan Hidup

Oleh : KH Ahmad Imam Mawardi | Jumat, 20 Juli 2018 | 00:05 WIB
Refreshing sebagai Kebutuhan Hidup
(Foto: Ilustrasi)

HIDUP tak pernah lepas dari persoalan. Siapapun kita, di manapun kita, pasti bertemu dengan makhluk bernama persoalan. Persoalan sering kali menjadi beban. Semakin berat beban, semakin pening kepala kita dan semakin ngilu punggung kita. Agar tak stress dan stroke, sesekali lepaskan beban dan turunkan dari pundak. Bebaskan diri dari beban. Seringkali orang menyebut dengan istilah refreshing.

Benjamin Franklin berkata: "Bermain itu mencairkan suasana hati, pikiran dan badan." Ada orang yang bermain bersama keluarga ke pantai, pegunungan, taman, bahkan ke pusat permainan dan perbelanjaan. Ada juga yang refreshingnya adalah dengan mengaji atau membaca buku. Sering kita dengar: "Read to refresh your mind." Ada juga cara lainnya.

Ada orang yang kelihatannya tidak pernah refreshing, tidak pernah wisata atau piknik, terus bekerja dan berbuat untuk kemaslahatan dunia. Suatu saat dia ditanya apakah dia tidak butuh bermain untuk refreshing. Dia menjawab: "Setiap hariku adalah refreshing karena semua persoalan bagiku adalah permainan dunia. Maka kusikapi dengan cara menikmatinya."

Kalau musibah terus mendera, caci maki dan kritik tajam tetus ditujukan pada kita, serta ancaman juga dihadapkan pada kita, tak usah sedih dan stress. Itu hanya permainan. Hidup yang senyatanya adalah setelah kita pergi dari alam dunia ini. Seriuslah mempersiapkan bahan dan bekal untuk kehidupan hakiki itu. Salam, AIM. [*]

Komentar

Embed Widget

x