Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 19 Desember 2018 | 16:57 WIB

Menikmati Hidup dengan Menjadi Diri Sendiri

Oleh : KH Ahmad Imam Mawardi | Kamis, 19 Juli 2018 | 00:03 WIB

Berita Terkait

Menikmati Hidup dengan Menjadi Diri Sendiri
(Foto: Ilustrasi)

SALAH satu penyebab orang menjadi menderita adalah karena dia memaksakan diri untuk menjadi orang lain, menjadi seperti yang dimaui orang orang lain, bukan seperti yang dimauinya sendiri. Demikian kesimpulan dari pengamatan para bijak yang sudah dimaklumi bersama.

Mengukur diri sendiri itu penting, mengetahui kemampuan diri sendiri itu sangat penting, agar kita tak terjebak pada pemaksaan diri untuk menjadi "sesuatu" yang "not me" (bukan saya, tak pantas untuk saya). Ada banyak orang yang menjadi tak produktif dan tak bahagia bukan karena tak punya peluang dan jabatan, tapi karena mengikuti peluang dan menduduki jabatan yang tak sesuai dengan karakter dirinya.

Teringat saya pada kata-kata Akiroq Brost: "Don't take on so many responsibilities that you lose yourself in your life. Remember to take some rest and reprieve to refresh your focus and mind. Take the time maintenance your psychological well-being." (Janganlah Anda mengambil tanggung jawab yang kira-kira akan menjadikan diri Anda kehilangan diri Anda dalam kehidupan Anda. Ingatlah bahwa Anda membutuhkan istirahat santai untuk menyegarkan fokus dan pikiran Anda. Miliki waktu untuk memelihara kesehatan psikologi Anda)

Sungguh nasehat tersebut di atas saya sukai. Seringkali saya dengar nasehat dengan makna yang sama dari sahabat-sahabat terdekat saya. Nasehat yang indah. Jalani hidup ini sesuai dengan bakat dan potensi yang Tuhan berikan padamu. Dalam bahasa Mahrukh Memon: "Reset your tune to Divine melody." Salam, AIM. [*]

Komentar

Embed Widget
x